Atlet Menambak Papua dari Korem Merauke Persembahkan Tiga Medali Emas

Metro Merauke – Atlet menembak Papua, Andreas Yanut Boky telah mempersembahkan tiga medali emas dan satu perunggu untuk kontingen Papua pada cabang olahraga menembak, selama ajang pekan olahraga nasional (PON) XX Papua berlangsung.

Capaian itu diraih Andreas Yanut Boky, yang merupakan anggota TNI dari Komando Resor Militer 174/Anim Ti Waninggap (Korem 174/ATW) Merauke, pada kelas menembak tim maupun perorangan. 

“Saya bangga karena saya orang asli Papua, mewakili Papua, dan bisa mempersembahkan emas untuk Papua,” kata Andreas usai kembali mempersambahkan medali emas untuk Papua, Jumat (09/10/2021).

Andreas Boky kembali mempersembahkan dua medali emas untuk Papua lewat kelas menembak double trap man team dan double trap man individual, dalam final di venue menembak Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura pada Jumat.

“Ini semua berkat Tuhan. Saya sendiri tidak menyangka bisa dapat dua emas [pada hari ini]. Saya baru bergabung dengan Perbakin pada 2019,” ujarnya.

Katanya, dalam pertandingan menembak, tantangan utama adalah melawan diri sendiri. Diperlukan konsentrasi dan fokus yang tinggi.

“Bagaimana kita menggunakan semua teknik yang selama ini kita pelajari saat latihan, ketika bertanding,” ucapnya.

Ketua umum Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Provinsi Papua, Jhony Banua Rouw mengatakan hingga kini kontingen Papua telah mendapat lima medali emas dari cabor menembak beregu, tim dan perorang. 

Tiga dari lima medali emas yang diperoleh itu, dipersembahkan atlet menembak asli Papua.

“Saat PON Jawa Barat 2016 lalu, kita tidak dapat emas. Sekarang, lima medali emas, tiga disumbangkan anak asli Papua,” kata Jhony Banua Rouw.

Ketua DPR Papua itu menyatakan, kontingan Papua kembali berpeluang menambah perolehan empat hingga lima medali emas pada cabor menembak. 

“Kalau Tuhan berkenan, saya kira kita masih punya peluang [menambah medali emas pada cabor menembak] dikelas running target indoor dan kelas lainnya,” ucapnya. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *