Danrem 174/ATW: Pengamanan Kunjungan Presiden ke Merauke tidak Bisa Dilakukan Sendiri

Metro Merauke – Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan melakukan kunjungan ke Kabupaten Merauke, Papua, Minggu besok (3/10/2021).

Dalam lawatannya kali ini, Kepala Negara akan melakukan serangkaian kegiatan.

Diketahui, ada empat agenda utama yang akan dihadiri Presiden Joko Widodo saat di Merauke.

Selain meresmikan Pos Lintas Batas Negara atau PLBN-Sota, juga akan meresmikan ruang bandara Mopah, meresmikan rumah sakit modular di Distrik Tanah Miring hingga meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Merauke.

Guna mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden Joko Widodo, dilakukan berbagai persiapan, termasuk apel gelar pasukan pengamanan VVIP Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan di Lapangan Kodim 1707/Merauke, Sabtu (2/10/2021).

Apel dipimpin langsung Komandan Korem 174/ATW Brigjend TNI Bangun Nawoko, didampingi Danlantamal XI Kolonel (Mar) Edy Prakoso, Danlanud Kolonel PNB Agustinus Gogot Winardi, dan Kapolres AKBP Untung Sangaji.

Dikatakan Danrem Bangun Nawoko, persiapan pengamanan di berbagai titik yang menjadi agenda kerja Presiden maupun di luar, telah dilakukan sesuai standar operasi pengamanan dan kesuksesan kegiatan.

Dijelaskannya, pengamanan Presiden dan Wakil Presiden menurut Undang-undang menjadi tanggung jawab TNI.

Pemeriksaan pasukan

“Tapi tugas untuk menjamin keamanan kepada siapapun, baik untuk Presiden maupun masyarakat tidak bisa silakukan seorang diri,” tegasnya.

Sehingga, lanjut Danrem, dengan gelar pasukan TNI-Polri untuk suksesnya tugas pengamanan Kepala Negara, perlu dilakukan bersinergi, bekerjasama, dan berkomunikasi serta saling berkoordinasi.

“Bahwa tugas pengamanan Presiden dan Wapres derajatnya paling tinggi di atas tugas lain, pengamanan ini tidak boleh ada kesalahan sedikitpun. Untuk itu, tiap prajurit harus memahami tugasnya masing-masing,” pintanya.

Danrem memastikan jumlah personel pengamanan kunjungan kerja Presiden sangat cukup dan mumpuni. Ia juga meminta lapisan masyarakat ikut menjaga kamtibmas di daerah, selaras dengan julukan Merauke sebagai istana damai.

“Tidak perlu khawatir mengenai pasukan pengamanan. Masyarakat ikut bersuka cita dengan kedatangan presiden. Kita tunjukan kepada dunia, Merauke dapat sukses menyelenggarakan PON dan menjamin keamanan, kelancaran, dan kenyaman selama Presiden RI berkunjung di Merauke,” tukasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *