Api PON XX Jadi Spirit Cinta Olahraga

Metro Merauke – Sambil membawa bendera merah-putih, ribuan pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK di Merauke berdiri berjajar di trotoar, sepanjang jalan yang mejadi rute iring-iringan kirab Api PON XX Papua saat meyinggahi Kabupaten Merauke, Kamis (30/9/2O21).

Meski harus rela menunggu beberapa jam, pelajar dari 25 sekolah di daerah itu tampak gembira menyambut kirab api PON yang dibawa secara langsung 4 mantan atlet legendaris tanah air. Masing-masing Engelberta Kaize, Geraldus Mayella Balagaize, Rossy Pratiwi Dipoyanti Syechbubakar, dan Suharyadi
SD Seringgu Merauke salah satunya, secara khusus mengerahkan 1OO anak didiknya yang duduk di kelas VI dan V untuk menyambut kirab api PON. “Sudah sejak jam 8.30 WIT siswa tetap bertahan di sini. Mereka sangat senang bisa dilibatkan untuk rangkaian kegiatan PON saat ini,” ujar Simon Barangan, salah satu guru yang mendampingi siswa.

Ia mengungkapkan rasa senang dan ikut bangga. Pasalnya, Merauke ikut didaulat sebagai tuan rumah perhelatan pesta olahraga tingkat nasional tahun 2021, khususnya 6 cabang olahraga. “Ini menjadi sejarah seumur hidup buat saya sendiri maupun pelajar. Kita sangat senang,” ucapnya kepada Metro Merauke.

Mantan atlet nasional asal Merauke, Engelberta Kaize saat membawa api PON untuk dikirab keliling kota

Tak sekedar itu, menurut Simon Barangan, momen penting tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi tersendiri bagi pelajar di daerah. Salah satunya menumbuhkan dan memacu generasi muda untuk mencintai dunia olahraga.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke sekaligus Koordinator bidang upacara, Thiasony Betaubun menjelaskan, ribuan pelajar dari 25 sekolah di kota Merauke diminta khusus oleh Bupati Merauke untuk menyambut kedatangan api PON XX.

Semisal pelajar dari SMA Negeri 3, SMK Negeri 3, SD Cenderawasih, SMP Muhamadiyah, SMK N I, SD Seringgu, SD Yapis, SD Negeri 1, SD Negeri 2, SMA Johanes XXIII, SD Polder, SMP Negeri II dan SMA YPK Merauke.
Sekolah-sekolah tersebut lokasinya berdekatan dengan lintasan kirab.
Kadis Pendidikan menilai, api PON di Merauke sejatinya menjadi spirit baru bagi generasi muda dalam mengisi pembangunan untuk kemajuan bangsa di masa depan.

“Kirab api ini harus menjadi semangat untuk kita semua bangkit menuju perubahan dan memajukan daerah,” tukasnya mantap. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *