Kontingen Papua Tambah Perolehan Medali Emas

Metro Merauke – Kontingen Papua menambah perolehan medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

Setelah tim putri kriket Papua dan atlet terbang layang masing masing menyumbamg emas pada Minggu (26/09/2021), tim sepak takraw putra-putri dan atlet sepatu roda menambah perolehan medali emas kontingen tuan rumah.

Tim sepak takraw Papua mengawinkan medali emas di nomor hoop putra dan putri dalam pertandingan di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Cenderawasih, Abepura, Kota Jayapura pada Minggu (26/09/2021). 

Pada pertandingan final, tim putra Papua meraih 275 poin. Peringkat kedua ditempati tim Sumatera Utara, disusul Sumatera Selatan dan Sulawesi Barat.

Pada kelas putri, Papua meraih 260 poin, disusul Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Jambi.  

Manager tim sepak takraw PON Papua Marsi Rita bersyukur, sebab timnya berhasil meraih dua medali emas. 

Katanya, hasil itu tidak lepas dari dukungan dan doa masyarakat Papua.

“Setelah mendapat dua emas di nomor hoop, kami menargetkan tiga medali emas lagi pada delapan nomor pertandingan yakni kuadram dan double even,” kata Marsi.

Menurutnya, dengan perolehan lima medali emas, Tim Sepak Takraw Papua dapat menjadi juara umum.

Pelatih Tim Sepak Takraw Papua, Ahmad Yamin berharap, anak asuhnya tidak cepat berpuas diri, untuk mejalani pertandingan berikutnya. 

“Saya berharap medali emas ini memotivasi teman-teman cabor lain, agar dapat mempersembahkan medali emas juga bagi Papua,” kata Ahmad Yani.

Sepatu Roda Tak Mau Ketinggalan Sumbang Emas

Kontingen Papua kembali menambah perolehan medali emas pada Senin (27/09/2021).

Sumbangan medali emas provinsi Tertimur Indonesia itu berasal dari cabang olahraga sepatu roda. 

Tim sepatu roda Papua – PB PON Papua

Atlet sepatu roda Papua, Dave Emmanuel Abel menyumbang emas setelah mencatat waktu tercepat 7,751 detik dalam perlombaan yang digelar di Klemen Tinal Rooler Sport Stadium, Bumi Perkemahan (Buper) Waena, Kota Jayapura, Senin (27/09/21).

Posisi kedua ditempati Muhammad Khadafi dari Sumatera Utara dengan catatan waktu 7,783 detik. 

Tempat ketiga dihuni Muhammad Bagus Mardevi dari Sumatera Selatan dengan catatan 7,875 detik.

“Senang bisa finish pertama. Saya bangga dengan pencapaian ini. Apalagi di rumah sendiri, disaksikan keluarga dan masyarakat Papua,” kata Dave Emmanuel Abel usai bertanding. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *