Polres Nabire Diminta Menjelaskan Beredarnya Video Pengejaran Terhadap Warga

Metro Merauke – Polres Nabire yang membawahi Kabupaten Dogiyai, Papua diminta menjelaskan beredarnya video pengejaran oknum yang diduga aparat keamanan kepada warga di sana.

Ketua Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, John NR Gobai mengatakan telah memperoleh video pengejaran itu dari masyarakat, Rabu (22/09/2021).

Dalam video itu terlihat, beberapa oknum mengejar sejumlah warga dengan senjata api. Insiden itu diduga terjadi di Kampung Ugapuga, Distrik Kamuu Timur, Kabupaten Dogiyai.

“Saya meminta Kapolres Nabire mengklarifikasi siapa yang melakukannya. Apakah oknum anggota TNI atau polisi. Sebab, ia merupakan penanggung jawab keamanan di daerah tersebut,” kata John NR Gobai melalui panggilan teleponnya, Rabu petang.

Menurutnya, di Kampung Ugapuga sering terjadi konflik antara aparat dengan masyarakat. Ia mengingatkan aparat keamanan, agar alat negara (senjata api) tidak digunakan mengejar masyarakat.

“Alat negara bukan untuk menembak rakyat sipil. Kalau ada masyarakat yang menggangu, yang saya pahami protapnya itu bukan langsung mengeluarkan tembakan. Ada namanya negosiasi. Bicara, memberi pemahaman,” ujarnya.

Legislator Papua melalui mekanisme pengangkatan dari wilayah adat Meepago itu juga berharap, aparat keamanan menghilangkan stigma buruk terhadap Kampung Ugapuga.

“Kalau ada anak anak yang mabuk minol, di wilayah kota, bukan sesuatu yang luar biasa.”

“Kalau dia tidak sampai membahayakan nyawa, misalnya hanya berteriak atau lainnya, tidak perlu menggunakan senjata, mengeluarkan peluru dan lain lain. Senjata itu bukan utama,” ucapnya.

John Gobai juga meminta Kapolda Papua mengingatkan anggotanya yang bertugas di wilayah Meepago, tidak mengedepankan senjata untuk menyelesaikan masalah. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *