Waspadai Lonjakan Covid, Gelaran PON XX Terapkan Prokes Ketat

Metro Merauke – Dinas Kesehatan Merauke, Papua mewaspadai terjadinya peningkatan kasus Covid-19 dari klaster PON bila mana mengabaikan penerapan protokol kesehatan.

Guna mencegah timbulnya klaster Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Merauke, dr Nevile Muskita mengingatkan, agar gelaran Pekan Olahraga Nasional XX di Papua benar-benar dapat menerapkan disiplin prokes yang ketat. Baik untuk atlet maupun bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Kalau prokes tidak jalan baik, sangat dimungkinkan akan ada lonjakan kasus pasca PON berlangsung, ini bahaya,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Merauke, dr Nevile Muskita

Menurutnya, dibutuhkan peran aktif semua lapisan masyarakat dalam menyukseskan pesta olahraga nasional ini dengan tidak mengabaikan prokes dengan baik.
Meskipun, lanjutnya, telah menerima vaksinasi, warga diminta tetap tidak mengabaikan prokes.

“Jangan lupa kenakan masker dan selalu menjaga jarak. Sekalipun sudah divaksin, tetap prokes dijalankan mengingat pandemi belum berakhir,” tuturnya.

Dinas Kesehatan menjelaskan, pihaknya akan menempatkan petugas medis untuk menscrening setiap penonton yang masuk ke venue PON XX. “Perlu diperiksa satu persatu, mulai dari pengukuran suhu tubuh hingga wajib menunjukan sertifikat vaksinasi,” katanya.

Diungkapkan Nevile Muskita, Menteri Pemuda Olahraga sudah memberikan ketentuan mengenai jumlah penonton PON di tengah pandemi. Di arena terbuka, maksimal penonton 20 persen, sedangkan di arena tertutup, diatur 10 persen penonton.

“Penonton PON XX wajib vaksinasi, minimal sudah dosis pertama,” tandasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *