Dihantam Ombak Besar di Laut Arafura, KMN Ringgo Natuna Karam

Metro Merauke – KMN Ringgo Natuna karam setelah dihantam ombak besar di Laut Arafura, Kamis (16/9/2021).

Terkait tenggelamnya kapal ikan yang dinahkodai Hadi Sumarno dan membawa 8 awak, dilaporkan Hendri Gaitedy ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, jam 22.00 WIT, Minggu (19/9/2021). Kapal dilaporkan tenggelam pada koordinat 08°40’.00’’ S – 139°.43’00’’ E atau berjarak sekitar 77 km ke arah barat.

8 korban anak buah kapal KM Ringgo Natuna ditemukan kapal ikan lainnya, KMN Lati Mojong 1 yang tengah melintas, Minggu (19/9/2021).

Dikatakan Ramli, Nahkoda KMN Lati Mojong, para korban ditemukan di laut, tengah terapung-apung di atas kapal yang tertelungkup.

“Delapan orang yang ditemukan, satu orang diantaranya sudah tidak bernyawa lagi. Dua dalam kondisi lemas dan lima orang lainnya masih stabil,” terang Ramli .

Ditambahkan, sekira jam 2.57 WIT, 8 korban kemudian dievakuasi di atas KM Lati Mojong menuju ke dermaga perikanan Merauke dan dilanjutkan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Merauke.

Dari data yang ada, kapal KM Ringgo Natuna yang karam itu dinahkodai Hadi Sumarno dan membawa 8 awak kapal. Dalam peristiwa tersebut, 7 orang ditemukan selamat, 1 meninggal dunia dan 1 dalam pencarian.

“Dari jam 5 saya ketemu mereka para korban, terus kita angkat ke atas kapal sampai jam 6. Cuaca juga sangat tidak bersahabat,” katanya.

Setelah mendapat laporan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke menurunkan satu tim Rescuer yang beranggotakan enam personel untuk melakukan pencarian sang nahkoda KMN Ringgo Natuna.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Supriyanto Ridwan, meminta nelayan dan pengguna jasa pelayaran untuk memperhatikan serta mematuhi imbauan dari BMKG saat hendak melaut.

“Ini penting sekali demi mencegah hal-hal tak diinginkan. Jangan memaksa ke luar kalau cuaca tidak memungkinkan,” pintanya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *