Raperdasus Kampung Adat, Mengembalikan Peran Tokoh Adat

Metro Merauke – Salah satu tujuan rancangan peraturan daerah khusus (Raperdasus) Kampung Adat yang merupakan inisiatif DPR Papua, adalah mengembalikan peran tokoh adat di kampung kampung.

Anggota komisi bidang pemerintahan, politik, hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) DPR Papua, Yonas Alfon Nusi 

mengatakan, dengan Raperdasus Kampung Adat, peran tokoh adat akan makin nampak dalam pembangunan. 

“Ini bagian dari upaya kami di DPR Papua, termasuk Komisi I menempatkan kembali para ondofolo, ondoafi, dan kepala kepala suku di kampung pada posisinya,” kata Yonas Nusi, Selasa (14/09/2021).

Menurutnya, dengan Raperdasus Kampung Adat, diharapkan para tokoh adat di kampung kampung bisa membantu pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di sana.

Juru Bicara Kelompok Khusus DPR Papua yang beranggotakan 14 anggota dewan melalui mekanisme pengangkatan dari lima wilayah adat itu mengatakan, selama ini peran tokoh adat terkesan dilupakan. 

Mereka hanya dibutuhkan saat ada masalah di masyarakat. Diminta membantu menfasilitasi penyelesaiannya.

“Selama ini mereka ini dilupakan. Padahal struktur dalam adat ini sudah ada sebelum ada sistem pemerintahan. Stuktur dan pemerintahan adat inilah yang dulu mengatur kehidupan masyarakat sebelum ada pemerintahan,” ujarnya.

Raperdasus Kampung Adat merupakan satu di antara empat rancangan peraturan daerah (raperda) yang diagendakan disahkan DPR Papua dalam paripurna Non-APBD tahun ini. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *