Tiba di Merauke, Atlet Wushu dari Maluku Disambut Tarian Daerah

Metro Merauke – Meski pertandingan cabang olahraga Wushu pada PON XX di Papua baru digelar 29 September mendatang, atlet wushu dari Maluku telah lebih awal tiba di daerah penyelenggara, Merauke, Senin (13/9/2021).

Setibanya di Bandara Mopah, kedatangan 1 atlet wushu bersama pelatih, tenaga medis hingga keamanan mendapat sambutan meriah dari Ikatan Keluarga Maluku di Merauke lewat tarian daerah Kei.

Dikatakan Wakil Ketua I Ikemal Merauke, Efraim Fanghoi, penyambutan dari masyarakat Maluku di Merauke yang terdiri dari 6 tungku, seperti Tanimbar, Ambon, Aru, Dobo, dan Maluku Utara, sebagai bentuk dukungan moril bagi kontingen asal Maluku untuk dapat tampil maksimal pada perhelatan PON XX.

“Penyambutan pahlawan olahraga dengan tarian perang asal daerah Kei. Ini sebagai bentuk motivasi menghadapi pertandingan PON,” ujarnya kepada wartawan di Bandara Mopah.

Setibanya di Merauke, rombongan selanjutkan diarak menuju kediaman Ketua Ikemal Merauke, Benjamin Latumahina dan menunggu atlet PON lainnya dari Maluku yang direncanakan tiba dalam waktu dekat.

Sementara itu Koordinator, Idris Latar menjelaskan, Maluku menargetkan meraih 10 medali emas pada PON XX di Papua. Dimana salah satu cabang olahraga yang diandalkan adalah Wushu sehingga dapat mengharumkan nama daerah.

“Dalam PON Papua, Maluku akan megikuti beberapa cabang olahraga, mulai dari catur, wushu, anggar dan balap motor. Atlet lainnya dijadwalkan tiba di Merauke pada 19 September, 29 September dan 3 Oktober,” terangnya.

Pelatih cabor wushu Maluku, Mavert Latuheru meminta para atlet dalam menghadapi PON XX untuk membangkitkan semangat dan pantang mundur meraih keberhasilan. Yang tidak kalah penting, katanya, perlu menjunjung tinggi sportifitas dan selalu mengandalkan Tuhan.

“Bertanding dengan sportifitas yang tinggi, menjaga nama baik Maluku hingga dapat memberikan yang terbaik,” tukasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *