Berdialog dengan Masyarakat, Poksus DPRP Serahkan Bantuan Bahan Bangunan

Metro Merauke – Kelompok Khusus atau Poksus DPR Papua (DPRP) yang terdiri dari anggota dewan melalui mekanisme pengangkatan perwakilan lima wilayah adat, berdialog dengan masyarakat di sekitar Jalan Sosial, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura pada Sabtu sore (11/09/2021).

Dalam dialog itu Kelompok Khusus DPR Papua dipimpin ketuanya, John NR Gobai, bersama Juru Bicaranya, Yonas Alfon Nusi, dan tiga anggotanya, yaitu Kope Wenda, Arnold Walilo, dan Piter Kwano.

Kelompok Khusus DPR Papua mendengar berbagai keluhan masyarakat di sana. Terutama kondisi gereja mereka yang butuh renovasi. Sebab, sejumlah bagian gereja rusak banjir bandang menerjang sebagian wilayah Kabupaten Jayapura, 16-17 Maret 2019 silam.

Kelompok khusus DPR Papua membantu sebanyak 150 sak semen, untuk perbaikan Gereja GIDI Jemaat Bukit Zaitun Cycloop.

Ketua Kelompok Khusus DPR Papua, John NR Gobai mengatakan ini merupakan gereja ketiga yang dibantu pihaknya.

Sebelumnya, Poksus DPR Papua membantu pembangunan gereja warga pengungsi Nduga di Kampung Nafri, Distrik Abepura, Kota Jayapura, juga pembangunan Gereja Katedral Paroki Kristus Raja, Keuskupan Jayapura yang berada di Dok V Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.

“Ini tempat ketiga yang kami kunjungi. Kami membantu bapak dan ibu dalam pembangunan (perbaikan) gereja,” kata Johm Gobai di hadapan warga saat dialog.

Menurutnya, warga jemaat jangan melihat dari berapa besar atau banyaknya bantuan yang diberikan Kelompok Khusus DPR Papua. 

Seban, yang terpenting adalah niat tulus pihaknya membantu pembangunan rumah Tuhan. 

“Jangan melihat dari nilai bantuan yang kami berikan, karena dalam pembangunan gereja pasti banyak kebutuhan,” ucapnya.

Foto Bersama Kelompok Khusus dengan warga Gereja GIDI Jemaat Bukit Zaitun Cycloop di Depan Gereja

Kelompok Khusus DPR Papua, juga menyatakan kepada warga jemaat akan membatu membayar tukang, guna mengerjakan perbaikan gereja. 

“Mengenai tukang, itu nanti kita bicarakan. Nanti biayanya kita bantu. Membantu pembangunan rumah Tuhan dan masyarakat yang membutuhkan, itu Tuhan akan berkati,” ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Kelompok Khusus DPR Papua, Yonas Nusi mengatakan pihaknya hadir di tengah tengah masyarakat korban bencana banjir, karena mereka butuh sentuhan.

“Mereka butuh sentuhan dari pemerintah dan swasta. Sebagai wakil rakyat, kami mesti hadir membantu mereka semampu kami, karena kami juga punya keterbatasan,” kata Yonas Nusi.

Sementara itu, warga Jemaat Gereja GIDI Jemaat Bukit Zaitun Cycloop berterimakasih atas kunjungan dan bantuan dari Kelompok Khusus DPR Papua.

Bapak Gembala, Tendar Jikwa mengatakan Gereja GIDI Jemaat Bukit Zaitun Cycloop berdiri sejak 2012 silam, dan merupakan pecahan dari Gereja GIDI Jemaat Eklesia.

Namun, meski gereja itu berada di pinggir jalan akan tetapi selama ini belum ada pihak manapun yang memberikan bantuan.

“Kini anak anak semua datang melihat kami. Kami sangat senang anak anak peduli kami. Kami ini tidak mampu, kami tidak penah mengajukan permohonan kepada siapapun tapi Bapak Kope Wenda yang melihat kami bersama anggota DPR Papua dari Kelompok Khusus,” kata Tendar Jikwa.

Hal yang sama dikatakan perwakilan perempuan, Juli Weya. Ia berterimakasih sebab, Kelompok Khusus telah peduli pada warga di sana. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *