Merauke Minta Tambahan Pupuk Bersubsidi

Metro Merauke –Pemerintah Kabupaten Merauke, Papua meminta penambahan pupuk bersubsidi. Permintaan tersebut disampaikan langsung Bupati Merauke, Romanus Mbaraka kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Merauke, Jumat (3/9/2O21).

Bupati Romanus Mbaraka menyatakan, isu paling pokok untuk masyarakat Merauke mengenai ketersediaan pupuk yang saat ini masih menjadi kendala bagi petani.
“Pupuk susah, kita mohon Menteri Pertanian tambahan pupuk,” ucapnya.

Menurutnya, penambahan kuota pupuk subsidi sangat diperlukan. Pasalnya, Merauke yang dikenal sebagai sentra pangan, memiliki luas lahan produksi mencapai 1,2 juta hektar semestinya ketersediaan pupukpun memadai.

Namun yang terjadi, lanjutnya, kelangkaan pupuk disetiap musim tanam masih saja dirasakan para petani.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo bersama Bupati Merauke, Romanus Mbaraka tengah melihat padi yang ditanam di Distrik Tanah Miring, Merauke

“Tahun 2O21, dialokasikan sebanyak 13 ribu ton pupuk, sementara luas lahan produksi di daerah Merauke mencapai 1,2 juta hektar,” katanya.

Bupati mengharapkan, dalam kunjungan Menteri Pertanian saat ini mampu memberikan kontribusi positif dan kerja nyata. Sehingga, lanjut Mbaraka, berbagai persoalan pangan di daerah dapat teratasi dengan baik.

“Kalau Mentan bantu 7O persen, sisanya kita akan tanggulangi APBD dan saya kasih pupuk gratis ke petani. Apapun itu untuk rakyat akan kita lakukan,” tuturnya.

Selain itu, bupati juga meminta kepada menteri untuk meninjau kembali harga penjualan beras bagi petani Merauke. Sebab, sambungnya, Bulog masih memberikan harga yang relatif cukup tinggi bagi petani, sehingga berdampak negatif bagi penyerapan beras petani. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *