Legislator Papua Berharap OAP Benar Diprioritaskan Dalam Rekrutmen Sopir Bus PON

Metro Merauke – Legislator Papua, Emus M Gwijangge berharap, rekrutmen sopir bus peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, benar benar memprioritaskan orang asli Papua (OAP).

Ia mengatakan, sopir bus peserta PON di setiap klaster, mesti orang asli Papua. Sebab, itu merupakan salah satu cara agar warga Papua dapat merasakan manfaat penyelenggaraan PON XX pada 2-15 Oktober 2021.

“Jangan bawa datang sopir dari luar. Diakan belum tahu kondisi di Papua, karakter orang Papua, sehingga sulit beradaptasi,” kata Emus Gwijangge, Kamis (02/09/2021).

Menurutnya, begitu juga dengan mobil rental. Panitia mesti mengatur sedemikian rupa, agar memprioritaskan kendaraan yang dikemudikan warga asli Papua. 

Peserta PON dari 34 provinsi, juga dipandang wajib membeli aksesoris yang dijual pengranjin asli Papua.

“Tinggal bagaimana panitia mengaturnya. Inikan PON di Papua. Bagaimana agar masyarakat bisa merasakan dampak PON ini,” ujarnya.

Akan tetapi, anggota komisi bidang pemerintahan, politik, hukum dan HAM DPR Papua itu mengingatkan semua sopir rental agar menjaga kepercayaan. 

Tidak mengkonsumsi minuman beralkohol dan mesti dalam kondisi prima saat melayani pelanggan, agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Recky Ambrauw mengatakan pihaknya memprioritaskan sopir OAP untuk mengemudikan micro bus yang telah tiba di empat klaster penyelenggaraan PON.

Menurutnya, sebanyak 217 unit micro bus dari total 428 bus untuk PON XX dan Peparnas XVI di Papua akan dikemudikan oleh 100 persen sopir OAP.

Dishub melakukan perekrutan sebanyak 261 sopir OAP,  jumlah tersebut sudah termasuk sopir cadangan.

“Seratus persen 217 unit micro bus itu semuanya sopir orang asli Papua (OAP). Untuk yang OAP itu kami rekrut 261 orang sudah termasuk dengan sopir cadangan,” kata Recky Ambrauw.

Katanya, Dinas Perhubungan Papua diberikan kewenangan oleh Kementerian Perhubungan, merekrut sopir atas permohonan Gubernur Papua kepada Bapak Presiden.

Ia mengatakan, bantuan sebanyak 428 unit bus itu merupakan dukungan dari Presiden Jokowi melalui Kementerian Perhubungan.

Bus ini untuk mendukung penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI di Tanah Papua. Dari 428 unit itu, 211 unitnya bertipe medium atau bus pariwisata yang disewa oleh Kemenhub beserta dengan sopirnya. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *