KPA Merauke sebut Penderita HIV-AIDS Meningkat

Metro Merauke – Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Merauke, Papua, Damario Sriyono menyebut, jumlah warga terinveksi Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome atau HIV-AIDS di Merauke mengalami peningkatan.

Damario merinci, secara kumulatif terjadi 2.54O kasus HIV-AIDS di Merauke. Sedangkan untuk tahun 2O2O saja, tercatat 138 kasus. Sementara untuk enam bulan, Januari-Juni 2O21, diketahui sudah ada 53 kasus baru.

“Angka kasus penderita HIV-AIDS dominan dialami ibu rumah tangga dengan jumlah 21,1 persen, kemudian kalangan pelajar pun cukup banyak,” bebernya kepada wartawan, Selasa (31/8/2O21).

Menurutnya, selama ini informasi laju penyebaran HIV-AIDS tidak sesanter Covid-19. Dan lebih disayangnya lagi, kata Damario, dengan jumlahnya yang terus meningkat, sedangkan LSM yang bergerak untuk HIV-AIDS saat ini telah berkurang.

Sehingga untuk penanggulangan penyakit tesebut, KPA hanya mengandalkan dukungan dana dari pemerintah
“Penyebaran HIV-AIDS terus bergerak naik, tapi lembaga-lembaga donor dan LSM untuk penanggulangan penyakit ini sudah berkurang. Padahal kita masih membutuhkan,” ungkapnya.

Melihat trend kasus HIV-AIDS di daerah terus mengalami peningkatan, KPA Merauke merasa perlu melakukan koordinasi dengan lembaga terkait, guna melihat penegakan perda dan pihaknya meminta untuk terus dijalankan.

“Diketahui, di kelompok populasi seperti di tempat hiburan, untuk pemeriksaan kesehatannya sudah berjalan. Namun di kelompok masyarakat umum lah yang belum berjalan,” katanya.

Komisi Penanggulangan AIDS mengharapkan semua pihak ikut berperan dalam penanggulangan dan pencegahan. Termasuk untuk sektor dunia usaha, seperti perusahaan yang berinvestasi di daerah.

“Minimal bisa berperan aktif dalam program penanggulangan AIDS, terutama di perusahaan masing-masing,” tukasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *