Aturan Ganjil Genap Kendaraan Diberlakukan di Empat Klaster PON Papua

Metro Merauke – Aturan ganjil genap untuk kendaraan roda dua dan empat akan diberlakukan di empat klaster penyelenggara Pekan Olahraga Nasional atau PON ke-20 Papua.

Keputusan ini disepakati para pihak dalam rapat di Direktorat Lalu Lintas Polda Papua, Sabtu (14/08/2021).

Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Kombes Pol Mohammad Nasihin dalam rilis tertulis mengatakan, aturan ganjil genap mulai diberlakukan pada 16 Agustus hingga 31 Agustus 2021. 

Menurutnya, wilayah pertama yang akan menerapkan aturan ganjil genap adalah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

Aturan ini sebagai upaya mencegah meningkatnya penyebaran Covid-19 di Papua, menjelang pelaksanaan PON ke-20. 

“Kami dari Kepolisian bersama Satgas Covid-19 provinsi maupun kabupaten/kota akan memberlakukan penerapan ganjil genap, khususnya di empat klaster pertandingan PON,” kata Mohammad Nasihin, Minggu (15/08/2021).

Katanya, selama pemberlakuan aturan ganjil genap, pengendara roda dua dan empat dibatasi melewati rute tertentu setiap hari.

“Kalau misalnya hari ini diberlakukan kendaraan dengan nomor polisi genap, kendaraan yang nomor polisinya ganjil dilarang melintas. Begitu juga sebaliknya. Selang seling, hari ini kendaraan nomor polisi genap, besok ganjil,” ujarnya.

Di wilayah Kota Jayapura, pemberlakuan ganjil genap akan diterapkan di tiga titik, yakni Jalan Ahmad Yani, Jalan Raya Abepura-Sentani, dan Jalan Kelapa Dua Entrop.

Sementara di Kabupaten Jayapura, aturan ganjil genap diberlakukan di Jalan Sentani-Depapre.

Aturan ganjil genap mulai diberlakukan pada jam 08.00 WIT-10.00 WIT, pukul 15.00-17.00 WIT dan pukul 18.00-20.00 WIT. 

Pemberlakuan ganjil genap diterapkan untuk kendaraan perseorangan, kendaraan dinas, angkutan umum dan barang. 

“Kendaraan yang dikecualikan, yaitu ambulance atau mobil pengantar jenazah, kendaraan dinas TNI-Polri, dan angkutan umum orang dalam trayek,” ucapnya.

Diharapkan, aturan ini dapat menekan angka Covid-19 di Papua pada September 2021, khususnya di empat klaster penyelenggara PON, atau sebelum pelaksanaan event olahraga nasional empat tahunan ini pada 2-15 Oktober 2021. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *