Covid-19 di Boven Digoel Meluas Hingga ke Tujuh Distrik

Metro Merauke – Penyebaran penularan Covid-19 di Kabupaten Boven Digoel, Papua kian meluas hingga ke tujuh distrik.

Semula penyebaran korona di sana hanya di Distrik Mandobo dan Jair. Kedua wilayah ketika itu, memiliki jumlah pasien Covid-19 terbanyak.

Akan tetapi, areal zona merah penyebaran korona di Boven Digoel kini makin bertambah. 

Kepala Dinas Kesehatan Boven Digoel, H Syahib menyebut, kasus Covid-19 di sana dalam beberapa waktu terakhir naik signifikan. Rata-rata ditemukan kasus baru lebih dari 10 penderita.

“Selain jumlah kasus yang tinggi, daerah pesebaran semakin bertambah. Semula di dua distrik, sekarang zona merah merambah ke tujuh distrik, yakni Distrik Mandobo, Jair, Mindiptana, Bomakia, Ninati, Arimob, dan Subur,” kata H Syahib, Jumat (13/08/2021).

Menurutnya, Dinas Kesehatan Boven Digoel mencatat pesebaran Covid-19 di wilayah itu hingga Jumat (13/08/2021), mencapai 1.319 kasus. 

Sebanyak 217 orang dalam perawatan di Rumah Sakit Tanah Merah, dan isolasi mandiri, sebanyak 1.081 sembuh dan 21 orang meninggal dunia.

“Lonjakan jelas terlihat sejak Bulan Juni hingga Juli. Hingga kini penambahan kasus terus terjadi. Setiap hari rata-rata ditemukan kasus baru di atas 10 orang dan membuat Boven Digoel sempat masuk zona PPKM level IV,” ujarnya.

Katanya, dengan trend terjadinya lonjakan penyebaran virus korona belakangan ini, diduga karena masuknya varian virus Delta ke Boven Digoel.

“Kita sudah mengirim sampel ke Jayapura untuk diperiksa dan tinggal menunggu kepastian hasilnya. Kita perlu antisipasi dan waspadai jangan sampai Covid-19 yang bergerak ini varian Delta. Salah satu tandanya, penularan penyebaran sangat cepat,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Boven Digoel meminta masyarakat tetap waspada, dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

“Bila merasakan gejala sakit, bahkan ada kontak erat dengan pasien, sebaiknya periksakan diri. Apabila diketahui hasilnya positif akan lebih mudah penanganannya,” katanya. (Nuryani/Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *