WFH Diberlakukan, Disdukcapil Merauke: Pelayanan Tetap Maksimal

Metro Merauke – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Merauke, Papua menjamin pelayanan akan tetap maskimal meski kini di sana diberlakukan kebijakan untuk work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara.

Kepala Disdukcapil Merauke, Paino mengatakan sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memberikan pelayanan publik, pihaknya tetap memberikan pelayanan dengan memaksimalkan sumber daya yang ada.

“Sesuai edaran bupati kita melakukan kerja 25 persen dari total pegawai, sisanya kerja di rumah. Artinya WFH bukan libur, tetapi tetap stanby in call atau komunikasi,” ujar Paino kepada wartawan, Kamis (05/08/2021).

Dikatakannya, Disdukcapil sebagai OPD pelayanan publik, membuka pelayanan yang secara umum kaitannya dengan dokumen kependudukan. Mulai dari pengurusan kartu tanda penduduk, kartu keluarga, akta kelahiran dan lainnya.

Paino mengaku, adanya WFH memang dirasakan berimbas pada pelayanan yang dikeluarkan. Secara maksimal pihaknya memberi pelayanan untuk 50 orang. Hanya, lanjutnya, hal tersebut tidak mutlak. Disdukcapil tetap memprioritaskan pelayanan untuk warga yang datang dari distrik-distrik.

“Kalau jam 11.00 WIT misalnya, sudah terpenuhi 50 orang yang dilayani, namun masih ada masyarakat yang antre, apa lagi dari distrik-distrik jauh tetap prioritas kita layani,” tuturnya.    

Pemerintah Kabupaten Merauke telah mengeluarkan surat edaran dengan Nomor 188.4/3501 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 4, sejak tanggal 4 hingga 17 Agustus mendatangmenyusul terus meningkatnya penyebaran Covid-19 di daerah. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *