Lapas Merauke Minta Warga Binaan Tanpa NIK Dapat Divaksin

Metro Merauke – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Merauke, Papua meminta warga binaan yang tidak memiliki nomor induk kependudukan atau NIK tetap dapat divaksin Covid-19.

Pelaksana Tugas Harian (Plh) Kepala Lapas Merauke, Bekti Utomo mengatakan hingga kini sedikitnya 200 warga binaannya belum menerima vaksin Covid-19. 

Sebab, data yang dimasukan pihak Lapas ke Dinas Kesehatan, dari 339 warga binaan masih ada 200 di antara mereka yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Seminggu lalu, kami sudah menyurati ke Dinas Kesehatan. Data yang kami lampirkan dinilai tidak lengkap. Hanya 105 orang yang melampirkan nomor induk kependudukan, sedangkan 200an tidak memiliki KTP, sehingga belum bisa divaksin,” kata Bekti Utomo kepada wartawan, Kamis (29/07/2021).

Pihak Lapas akan berkomunikasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Kesehatan, meminta kebijakan agar seluruah warga binaan dapat divaksin.

“Kita berharap ada kekhususan bagi Lapas, karena warga binaan ini dari beberapa daerah, datang tidak membawa KTP. Hanya surat penahanan. Kalau itu harus dipenuhi, entah sampai kapan Lapas bisa melakukan vaksin bagi warga binaan,” ujarnya.

Katanya, warga binaan memiliki hak yang sama dengan warga lain, untuk ikut mendukung program vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah.

“Lapas ini tempatnya khusus, seperti Pemilu, ada TPS khusus di Lapas. Untuk vaksin, kenapa masih terbentur dengan regulasi, sehingga belum dapat dilaksanakan,” katanya.

Menurutnya, pihak Lapas telah menyiapkan tempat maupun sarana lainnya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan vaksinasi dari Dinas Kesehatan. 

“Kita tinggal menunggu dari Dinas Kesehatan. Semoga ada kekhususan mengenai NIK bagi warga binaan,” ucapnya. (Nuryani/Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *