KPU Boven Digoel Laksanakan PSU di Dua TPS

Metro Merauke – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boven Digoel, Papua, melaksanakan pemungutan suara ulang atau PSU di dua tempat pemungutan suara (TPS), Kamis (22/07/2021) dan Jumat (23/07/2021). PSU digelar di TPS yang ada di Distrik Mandobo dan di Distrik Arimob.

Ketua KPU Boven Digoel, Helda R Ambay mengatakan, rekomendasi PSU di dua TPS tersebut dikeluarkan Bawaslu, sebab ditemukan adanya pelanggaran saat PSU, 17 Juli 2021 lalu.

“Pemungutan suara ulang berlangsung di TPS 02, Kampung Patriot, Distrik Arimob, dengan jumlah daftar pemilih tetap 116. PSU di TPS 08, Distrik Mandobo dengan jumlah daftar pemilih tetap 25, digelar pada Jumat (23/07/2021),” kata Helda kepada Metro Merauke melalui panggilan teleponnya, Kamis (22/03/2021).

Menurutnya, temuan pelanggaran di dua TPS itu, di antaranya 12 surat suara sisa dicoblos sendiri para saksi kandidat, atas kesepakatan bersama. 

Sedangkan di TPS lain ditemukan ada pemilih yang tidak masuk dalam DPT, namun KPPS mengizinkan 37 pemilih yang memiliki KTP elektronik melakukan pencoblosan.

“Ini ditemukan sebagai pelanggaran, sehingga Bawaslu memberikan rekomendasi untuk diulang,” ujarnya.

Ketua KPU Boven Digoel memantau langsung pelaksanaan PSU di TPS Distrik Arimob. 

“Saya sendiri ikut mengawasi jalannya pungut hitung. Warga cukup antusias kembali ke TPS untuk mencoblos,” ucapnya.

Katanya, sesuai ketentuan, KPU telah menyiapkan kebutuhan logistik surat suara untuk antisipasi pemungutan suara ulang. 

“Memang sudah ada persiapan 2.000 lembar surat suara yang bisa digunakan jika ada PSU. Sekarang kita pakai sesuai kebutuhan,” katanya.

Sementara itu, sebanyak 14 distrik di Boven Digoel telah merampungkan rekapitulasi penghitungan suara hasil PSU. 

“Masih ada enam distrik lagi yang rekapitulasinya sementara berjalan. Kami masih tunggu,” ucapnya. (Nuryani/Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *