Dishub Merauke Simulasikan Antar-Jemput Atlet PON ke-20

Metro Merauke – Dinas Perhubungan (Dishub) Merauke, Papua bersama instansi terkait, di antaranya Polisi Lalu Lintas, Perhubungan Udara, Jasa Raharja dan Organda menggelar simulasi antar jemput atlet serta official PON ke-20 Papua, 2021.

Simulasi pertama mengerahkan sejumlah armada Damri dengan rute penjemputan atlet dari bandara menuju wisma dan pondok pesantren di Jalan Gag, guna mengetahui pasti kesiapan infrasturktur jalan yang dilalui.

“Sebab, jalan menuju ke rusun Muli cukup kecil, apakah bisa dilalui bis apa tidak,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Merauke, Fransiskus Anggawen belum lama ini.

Dari pelaksanaan simulasi yang dibagi dalam dua regu, diketahui masih ada kekurangan yang mesti segera dibenahi, agar memperlancar lalulintas kendaraan PON.

Semisal, ditemukan kabel listrik dan telepon yang terpasang di sepanjang jalan menuju wisma yang menjuntai rendah. 

“Kita akan minta PLN dan Telkom untuk menaikan kabelnya,” katanya.

Memaksimalkan proses antar jemput atlet PON di Merauke mendatang, pihaknya memandang perlu kembali melakukan simulasi serupa, kurang lebih direncanakan sebanyak lima kali.

Menurut Anggawen, simulasi antar jemput atlet menggunakan sejumlah Damri, sebagai gambaran penggunaan bus dari Kementerian Perhubungan yang akan dikirim dari pusat ke klaster Merauke.

“Direncanakan kita mendapatkan 38 bus, bantuan dari Kementerian Perhubungan untuk mendukung kelancaran jalannya PON 2021. Bus kecil enam unit, dan bus sedang 32 unit, ukurannya seperti yang kita pakai untuk simulasi kini,” ucapnya. (Nuryani/Arjuna)

Kendaraan berbaris mengikuti simulasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *