Selamatkan Anak Putus Sekolah, Ipda Aris Untung Diusulkan Terima Penghargaan

Metro Merauke – Adalah Ipda Aris Untung, yang kini menjabat sebagai Kapolsek Bupul, Merauke Papua. Tak hanya fokus menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum, dirinya selalu peduli dengan persoalan masyarakat.

Mengetahui adanya keberadaan anak-anak putus sekolah di tempatnya bertugas, telah memantik nurani Aris Untung tergerak untuk menyelamatkan nasib generasi bangsa di daerah perbatasan.

Tak tanggung-tanggung, menggunakan dana sendiri dari gaji bulannya, Kapolsek Bupul mulai merangkul anak-anak putus sekolah dari Kampung Kwel Distrik Elikobel, Bupul hingga Distrik Semangga untuk dapat mengenal baca, tulis dan berhitung lewat kegiatan pendidikan inklusif.

Aris Untung menuturkan, lebih dari seratus anak putus sekolah dari daerah perbatasan yang telah menjadi warga binaanya. “Merekasangat antusias mengikuti pembelajaran bersama tim guru pengajar lainnya,” ucapnya.

Selain calistung, kata Untung, ada pelatihan keterampilan yang diberikan dalam pendidikan inklusif tersebut. Semisal dilatih tata boga hingga belajar merajut. “Ada 157 anak binaan, dominan warga dari wilayah perbatasan, seperti Kampung Kwel, Bupul hingga Tanas. Keseluruhan punya 4 kelompok belajar,” katanya.

Melalui pendidikan inklusif, Aris Untung memiliki mimpi besar untuk ikut mewujudkan peningkatan dan kemajuan SDM Papua, kendatipun mereka belum terakomodir di sekolah formal.

“Ini bukan untuk pencitraan. Bukan bicara kaya atau tidak, tapi dengan kesedeharnaan dan kebersamaan, kita akan mampu mengatasi persoalan pendidikan,” tuturnya.

Dedikasi dan perhatian penuh dari aparat penegak hukum yang satu ini mendapat simpati dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari praktisi pendidikan, Sergius Womsiwor. Menurutnya, kiprah Aris Untung dalam upaya menyelamatkan generasi Papua, layak mendapat apresiasi tersendiri dari pemerintah maupun institusinya.

Berkaitan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua, Christian Sohilait mengusulkan adanya pemberian penghargaan dari Kapolda Papua untuk sang Kapolsek Bupul, Merauke.

“Yang dilakukan Kapolsek Bupul sangat positif. Kita berharap kedepan dapat menjadi panutan dan bisa dicontoh orang lain,” ucapnya.

Ia menilai, langkah Aris Untung sebagai penggiat pendidikan, tak terlepas adanya andil dari Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji, yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan langsung.

“Masalah pendidikan menjadi tanggung jawab bersama. Dalam kegiatan vokasi juga membuka ruang untuk PKBM maupun penyelenggara layanan inklusif lainnya untuk bekerjasama memajukan sumber daya manusia di Papua,” tukasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *