Dukung Pendidikan Inklusif, SMA Negeri I Minta Dibangunkan Asrama

Metro Merauke – SMA Negeri I Merauke, Papua butuh gedung asrama untuk menyikapi tingginya minat anak-anak dari kampung yang ingin masuk ke sekolah tersebut.

Kepala SMA Negeri I Merauke, Sergius Womsiwor, mengharapkan permintaan pembangunan asrama sekolah dapat direspon pemerintah daerah.

“Sebab itu, saya pikir perlu disampaikan terus kepada bupati. Apalagi sebelumnya ada rapat dengar pendapat dengan DPRD. Prinsipnya, dewan juga menginginkan agar sarana prasarana di SMA Negeri I perlu direvitalisasi, termasuk pembangunan asrama sekolah,” bebernya kepada wartawan, Senin (5/7).

Ia menjelaskan, sejak SMA Negeri I Merauke didaulat sebagai sekolah penyelenggara program inklusif program pendidikan vokasi, lalu ditindaklanjuti penandatangan MoU SMA Ngeri I bersama MKKS wilayah Ha Anim, antusias warga belajar, utamanya anak asli Papua terus meningkat.

Ia menilai, kendatipun secara kelembagaan untuk pendidikan jenjang SMA-SMK kewenangannya telah berada di tingkat provinsi. Tetap saja, katanya, masalah pendidikan menjadi tanggungjawab bersama, termasuk pemerintah daerah.

“Kita berharap adanya intervensi dari Pemkab Merauke untuk bisa membangunkan asrama di SMA Negeri I. Dapat terlihat, ketika program inklusif berjalan, ada banyak anak-anak dari kampung yang mau bersekolah,” jelasnya.

Menurut Womsiwor, keberadaan asrama sekolah menjadi penting, guna mendukung kemajuan pendidikan di daerah. “Lahannya kita sudah ada, yang dibutuhkan sekarang anggaran untuk pembangunannya (asrama),” tandasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *