Belum Divaksin, Kepala Dinas PPAD: Guru jangan masuk sekolah

Metro Merauke – Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait menegaskan, untuk mencegah penularan Covid-19 dan memastikan pembelajaran dengan aman, bagi guru yang belum divaksin dilarang ke sekolah.

“Guru yang tidak vaksin jangan masuk sekolah,” ucapnya kepada wartawan di Merauke, Sabtu (3/7).

Aturan ketat yang dikeluarkan Dinas PPAD Papua untuk guru yang belum divaksin, demi mencegah penularan Covid-19 di sekolah.

“Saya imbau, guru di Merauke untuk ikut vaksin. Ini penting untuk menjaga kesehatan diri maupun anak-anak kita,” tuturnya.

Selain itu, Kepala Dinas PPAD Papua juga meminta seluruh warga di sekolah, baik guru maupun murid, harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat bila belajar tatap muka mulai dilakukan.

Ia mengatakan, di tengah lonjakan Covid-19, diketahui ada 17 daerah di Papua yang masuk kategori zona merah. Sehingga, katanya, jelang persiapan tahun ajaran baru yang dimulai 12 Juli mendatang, dalam waktu dekat akan ada edaran gubernur yang mengatur pelaksanaan pendidikan.

“Ada 2 opsi, daerah zona hijau, silahkan sekolahnya jalan. Tapi untuk daerah zona merah, jangan coba-coba buka sekolah,” pintanya.

Ditambahkan, kendati tim Satgas Covid-19 menyampaikan ada 17 daerah zona merah, namun tidak semua wilayah di Papua merah. “Karena itu pilahan-pilahan daerah akan kita lihat. Setelah edaran Gubernur Papua keluar, kami pun akan keluarkan juknis untuk diikuti sekolah,” terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke, Thiasony Betaubun, menyebut sudah 70 an persen tenaga pendidik di Merauke yang menerima vaksinasi. “Tersisa guru-guru yang berada di daerah terisolir. Akan tetap kita sosialisasikan untuk ikut vaksin. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *