Perbaikan Jalan Rusak di Merauke Terkendala Anggaran

Metro Merauke – Masih banyaknya jalan rusak dan berlubang di beberapa distrik di Merauke, Papua dan belum segera dilakukan perbaikan, ternyata disebabkan terkendala dengan minimnya anggaran.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Merauke, Romanus Sujadmiko mengakui, dengan keterbatasan anggaran untuk perbaikan jalan rusak, semisal di jalan menuju Urumb hingga Nasai, Distrik Semangga, maupun jalan di Distrik Naukenjerai, membuat pelayanan kepada masyarakat mengenai kebutuhan jalan untuk akses sehari-hari menjadi kurang maksimal.

“Ini semua tergantung anggaran, bukan berarti pemerintah menutup mata dan tidak memperhatikan. Untuk tahun ini anggaran di kita sangat kurang, apalagi ada recovusing atau pemangkasan anggaran,” ucapnya kepada wartawan di ruang kerja, Jumat (2/7).

Ia mengaku, sejumlah akses jalan rusak di Merauke beberapa diantaranya merupakan jalan provinsi. Meski begitu, katanya, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian dengan telah menganggarkan untuk dilakukan perbaikan tahun 2022.

Diungkapkannya, tahun ini pemerintah tengah prioritaskan pembangunan dan perbaikan jalan rusak di Okaba dan beberapa tempat lainnya maupun sejumlah ruas jalan menuju venue peksanaan PON XX.

“Mengenai jalan rusak tidak hanya di situ, ada di berbagai tempat yang perlu diperbaiki. Kita sudah merencanakan untuk membangun, mudah-mudahan di tahun depan atau perubahan ada anggarannya. Memang kita prihatin dengan kondisi begitu (jalan rusak), masyarakat perlu bersabar,”tuturnya.

Ditambahkan, dengan akses jalan yang memadai, diyakini akan membantu kelancaran mobilitas orang dan barang. Termasuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat maupun pembangunan di daerah. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *