Tragis, Istri Tewas Usai Dihantam Suami dengan Kayu, Berawal Cekcok Rumahtangga

Metro Merauke – Seorang istri bernama Theresia Ciremuda (25), warga Kampung Zigad, Distrik Ilwayab, Merauke, Papua harus meregang nyawa, setelah mendapat perlakuan kasar dari suaminya berinisial MP (30), dipukul menggunakan kayu bulat.

Korban diketahui meninggal dunia sehari setelah sebelumnya pasutri ini bertengkar, cekcok masalah rumah tangga.

Kapolres Merauke, melalui Kasubbag Humas, AKP Ariffin yang didampingi Kapospol Ilwayab, Aipda Mogi Tri Justice membenarkan kejadian tersebut. Pelaku pembunuhan yang notabene suami korban telah ditangkap personel gabungan TNI-Polri di Distrik Ilwayab dengan melakukan negosiasi terlebih dahulu.

Diuraikan Ariffin, peristiwa tersebut terjadi Minggu (20/6), jam 08.00 WIT, di Kampung Zigad, Distrik Ilwayab.

Kepada petugas pelaku mengaku kesal terhadap istrinya (korban), karena saat dibangunkan, tetapi sang istri tidak mau bangun. Hal tersebut langsung memicu kemarahan pelaku.

“Saat itu terjadi pertengkaran antara pasurti. Pelaku sempat memukul korban menggunakan kayu bulat sebanyak 4 kali. Setelah itu pelaku dan korban pergi ke bevak di tengah hutan. Keesokan harinya korban diketahui sudah meninggal dunia,” terangnya.

Dijelaskan, pelaku berhasil ditangkap 22 Juni lalu. “Penangkapan melibatkan personel TNI dan Polri, dengan mengunakan perahu setengah jam dilanjutkan jalan kaki 3 KM hingga ke TKP penangkapan.
Pelaku berhasil diamankan tanpa adanya perlawanan, karena berkat negosiasi dengan tokoh masyarakat dan linmas di kampung,” katanya.

Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat dengan primer pasal 338 KUHP subsider pasal 351(3) KUHP, dengan ancaman hukuman pidana kurungan maksimal 15 tahun. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *