100 Hari Jelang PON XX di Merauke, Jadi Kebanggaan dan Optimis Berjalan Aman

Metro Merauke – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Provinsi Papua tinggal 100 hari. Lalu, seperti apa persiapan Kabupaten Merauke sebagai salah satu klaster penyelenggara iven olahraga yang diikuti 34 provinsi akan digelar Oktober mendatang?

Pemerintah Daerah Merauke mengharapkan agar persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang tinggal 100 hari lagi pelaksaanaanya dapat dimaksimalkan.

Menurut Sekda Merauke, Ruslan Ramli, sejak didaulat sebagai tuan rumah pelaksanaan iven nasional, PON XX di Provinsi Papua, menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat Merauke. Sehingga, agenda ajang lomba olahraga ini menjadi wajib untuk disukseskan bersama.

“Dari 29 Kabupaten/Kota di Provinsi Papua, Merauke sebagai kabupaten ke empat yang menjadi klaster penyelenggaraan PON XX. Ini kebanggaan masyarakat Merauke dan wajib kita sukseskan,” ucapnya kepada wartawan, Selasa (22/6).

Kendati demikian, Sekda Merauke, Ruslan Ramli mengakui, 100 hari pelaksanaan PON, masih adanya misskomunikasi antara PB PON dan Subda PON soal anggaran dan kewenangan. Namun, katanya, tetap tidak menyurutkan semangat dan komitmen daerah untuk suksesi PON XX tahun 2021.

Sekda menegaskan, pihaknya optimis PON tahun ini dapat terselenggara di Merauke dengan baik, aman dan lancar. “Bicara olahraga, kita harus optimis,” tegasnya.

Sementara itu Wakapolres Merauke Kompol Leonardo Yoga mengatakan, untuk mensukseskan PON XX di Merauke, 900 personel gabungan TNI-Polri akan dikerahkan melakukan pengamanan. Baik pra PON mulai kedatangan kontingen dan atlit, di sejumlah penginapan hingga venue PON pun bakal ditempatkan personel keamanan.

Diakuinya dengan telah diamankannya belasan terduga teroris dari Merauke oleh Tim Densus 88 Antiteror belum lama ini, menunjukan kesiapan pengamanan PON XX di daerah. Untuk itu, lanjut Yoga, masyarakat diharapkan tidak terpengaruh dengan berita-berita menyesatkan.

“Karena kita pastikan Merauke kondusif. Aktor yang terduga teroris sudah ditangkap, sehingga tidak ada cerita lagi tentang teroris saat pelaksanaan PON dan dipastikan sudah bersih,” tandasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *