Perkuat Stok Darah di Tengah Pandemi, Songsong HUT ke-75 POMAD Gelar Donor Darah

Metro Merauke – Denpom XVII/3 Merauke menggelar kegiatan donor darah dengan target menyumbang 100 kantorng darah untuk memperkuat stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD), Palang Merah Indonsia (PMI) Merauke, Papua, Senin (14/6).

Dikatakan Komandan Denpom XVII/3 Merauke, Mayor Cpm Mudhofar, kegiatan bakti sosial masyarakat dengan berdonor darah, menjadi rangkaian untuk menyambut HUT ke-75 POMAD tahun ini.

Mudhofar berharap, lewat aksi kemanusiaan donor darah yang juga melibatkan berbagai instansi, dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah.

“Untuk menyongsong HUT ke-75 POMAD, dilaksanakan sederet kegiatan. Setelah sebelumnya dilakukan karya bakti dengan membersihkan Pasar Wamanggu, kemudian disusul donor darah. Dari instansi lain juga kita libatkan, supaya bisa bersama-sama membantu masyarakat Merauke yang butuh darah,” jelasnya kepada wartawan.

Ditambahkan, sebelum puncaknya pada 22 Juni mendatang, kegiatan menyemarakan HUT POMAD masih akan dilanjutkan, berupa anjangsana bersama Persit ke warakauri, berbagi kasih untuk yatim-piatu di panti asuhan serta lari virtual. Dimana akan disiapkan hadiah bagi pemenang maupun sertifikat dan medali.

Dengan usianya yang genap 75 tahun, Dandenpom XVII/Merauke berharap, POMAD ke depan semakin profesional, jaya dan dicintai rakyat.

“Pada puncaknya kita akan adakan syukuran bersama sebagai ungkapan terimakasih kepada Tuhan. Semoga ke depan POMAD semakin profesional dan dicintai masyarakat Merauke,” tukasnya.

Sementara itu Kepala UTD PMI Merauke, dr Siti Jumiati mengakui, dimasa pandemi Covid-19 ini permintaan darah relatif meningkat. Hanya saja, stok darah yang tersedia sangat terbatas.

Sehingga, katanya, dengan adanya dukungan donor darah dari POMAD dirasakan ikut membantu penguatan stok darah di PMI Merauke. “Kami ucapkan terimakasih kepada POMAD maupun instansi lainnya yang telah mendukung dan mendonorkan darahnya. Ini sebagai bagian membantu ketersediaan stok darah PMI Merauke,” tuturnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *