Penanganan Covid-19 di Merauke Dinilai Baik, Sekda: Jangan Abaikan Prokes

Metro Merauke – Kabupaten Merauke, Papua dinilai menunjukan kemajuan signifikan dalam penanganan Covid-19. Meski begitu, untuk memutus mata rantai penyebarannya (Covid-19), Sekretaris Daerah (Sekda) Merauke, Ruslan Ramli meminta masyarakat tetap waspada dengan penerapan protokol kesehatan dengan baik.

Dikatakan Sekda Merauke, Covid-19 secara global belum berakhir. Bahkan, adanya varian baru virus corona yang telah ditemukan di berbagai daerah perlu selalu diwaspadai agar tidak sampai masuk ke Merauke.

“Memang benar, ada trend penurunan kasus Covid-19 di Merauke. Itu salah satu indikator penanganan Covid-19 kita baik, tapi kita tak boleh terlena dengan pencapaian itu. Kita harapkan setiap individu untuk sama-sama menjaga dan tidak mengabaikan protokol kesehatan,” pintanya, Kamis (10/6).

Pemerintah Daerah bersama pihak terkait terus berupaya dalam melakukan penanganan Covid-19 di daerah. Salah satunya, kata Sekda, dengan melakukan pengetatan pengawasan dan pemeriksaan terhadap penumpang pesawat yang datang ke Merauke.

Sekda berharap upaya penanggulangan Covid-19 dapat terus dilakukan bersama-sama, hingga nantinya Merauke yang bersiap-siap sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX dapat kembali pada zona hijau.

Dimana, lanjutnya, sebagai tuan rumah tidak menularkan penyakit kepada tamu maupun duta olahraga yang datang dari 33 provinsi, maupun sebaliknya.

“Harapannya Covid-19 teratasi secara baik, sehingga pada saat PON XX kita semua dalam keadaan sehat dan zero Covid-19. Kita semua harus menjaga kesehatan supaya tidak saling menularkan, karena itu menjadi tanggungjawab kita semua,” tandasnya.

Diketahui, data Satgas Covid-19 Merauke merilis persebaran kasus Covid-19, Rabu (9/6), tercatat tersisa 2 orang terkonfirmasi Covid-19 yang masih dalam perawatan. Secara kumulatif totalnya mencapai 918 kasus. 862 diantaranya telah sembuh dan selesasi menjalani isolasi mandiri dan 54 orang meninggal dunia. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *