Polda Papua Limpahkan Berkas Perkara Jubir Internasional KNPB ke Kejaksaan

Metro Merauke – Penyidik Polda Papua telah menyerahkan berkas perkara Victor Yeimo, Juru Bicara (Jubir) Internasional Komite Nasional Papua Barat atau KNPB ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua.

Victor Yeimo yang ditangkap kepolisian beberapa waktu lalu, lantaran diduga terlibat dalam kerusahan saat unjukrasa antirasisme di Kota Jayapura, akhir Agustus 2019 silam.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, berkas perkara bekas Ketua Umum KNPB itu dilimpahkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum ke Kejati, 4 Juni 2021.

“Berkas perkaranya sudah tahap I. Selanjutnya, penyidik menunggu petunjuk jaksa,” kata Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal dalam rilis persnya, Selasa (08/06/2021).

Menurutnya, dalam kasus ini penyidik kepolisian telah meminta keterangan 19 orang saksi, empat di antaranya merupakan saksi ahli. Mereka adalah saksi ahli bahasa, ahli psikologi sosial politik, ahli hukum tata negara, dan saki ahli pidana.

“Tersangka disangkakan melanggar beberapa pasal dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP),” ujarnya. 

Katanya, Victor Yeimo disangkakan rumusan Pasal 106 junto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP dan atau Pasal 14 ayat (91), ayat (2).

Pasal 15 Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan atau Pasal 66 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang bendera, bahasa, lambang negara, lagu Kebangsaan dan atau Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 170 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 2 Undang – Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 junto Pasal 64 KUHP.

Ia menambahkan, beberapa dugaan kesalahan tersangka, di antaranya kejahatan terhadap keamanan negara, makar, menyiarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, dan menyiarkan kabar tidak pasti.

Victor Yeimo juga diduga menghina bendera, bahasa, lambang negara, dan lagu kebangsaan. Menghasut untuk melakukan suatu kejahatan dan atau penghasutan bertujuan melakukan suatu pembakaran, pencurian dan kekerasan di muka umum, yang dilakukan terhadap orang atau barang serta membawa senjata tajam tanpa izin. (Arjuna)

Komentar “Polda Papua Limpahkan Berkas Perkara Jubir Internasional KNPB ke Kejaksaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *