Sekitar 50 Persen Guru di Papua Telah Divaksin Korona

Metro Merauke – Sekitar 50 persen dari 22 ribu guru di Papua telah divaksin korona, jelang dilangsungkannya kembali proses belajar-mengajar tatap muka di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Papua, Christian Sohilait mengatakan, rencananya belajar tatap muka di seluruh Indonesia akan mulai dilakukan awal Juli 2021, atau pada tahun ajaran baru.

Akan tetapi, salah satu syaratnya adalah semua guru mesti menjalani vaksinasi Covid-19 terlebih dahulu.

“Data yang ada di kita, sudah lebih dari setengah [guru di Papua telah divaksin],” kata Chistian Sohilait akhir pekan kemarin.

Menurutnya, salah satu daerah di Papua yang sangat baik dalam pelaksanaan vaksinasi terhadap tenaga pendidik, adalah Kabupaten Merauke.

Di sana, para guru antusias untuk divaksin jelang proses-belajar mengajar tatap muka di sekolah. 

“Merauke sangat tinggi, sampai Persatuan Guru Republik Indonesia di sana, ambil alih untuk membantu vaksinasi. Itu luar biasa menurut saya,” ujarnya.

Meski begitu, Dinas Pendidikan Papua masih menunggu data guru yang telah divaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua. 

Hanya saja, hingga kini Dinas Kesehatan Provinsi Papua, juga masih menunggu data dari dinas kesehatan kabupaten/kota.

Katanya, data yang kini dipegang Dinas Pendidikan Papua berdasarkan laporan dari dinas pendidikan kabupaten/kota, dan kepala sekolah.

“Saya punya keyakinan sudah lebih dari 50 persen. Sebab, para kepala sekolah menyampaikan kalau ada di antara guru yang pergi sendiri ke puskesmas atau rumah sakit, untuk divaksin,” ucapnya. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *