Disdik Papua: SMK di Merauke Memiliki Potensi Dalam DUDI

Metro Merauke – Dinas Pendidikan Papua menilai, Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK yang ada di Kabupaten Merauke, salah satu yang memiliki potensi dalam dunia usaha maupun dunia industri (DUDI), di Papua.

Kepala Dinas Pendidikan Papua, Chistian Sohilait mengatakan, sudah hampir 100 SMK di Papua ia kunjungi. Termasuk yang berada di Kabupaten Merauke. SMK di Merauke dinilai luar biasa, sebab memiliki usaha sendiri.

“Saya lihat sendiri mereka punya usaha. Ada hampir sembilan jenis mereka punya usaha dan itu mereka buat semua di kota,” kata Christian Sohilait akhir pekan kemarin.

Menurutnya, SMK yang ada di Kabupaten Nabire dan Mimika pun sama. Lulusannya memiliki potensi dalam DUDI.

“Itu kita lihat sampai PT Freeport merekrut lulusan SMK di sana,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Papua, Christian Sohilait mengimbau dunia usaha memberi kesempatan atau peluang kepada lulusan SMK di Papua.

Sebab, banyak di antara mereka punya kemampuan luar biasa. Tidak kalah dengan lulusan SMK di luar Papua.

Untuk itu, ketika dunia usaha di Papua butuh tenaga kerja lokal, perlu manfaatkan siswa lulusan SMK di sana. 

“Silahkan dites secara normal. Kalau masih butuh pembinaan, itu juga tugas dunia usaha membantu membina mereka. Tetapi memberikan kepercayaan itu lebih penting,” ucapnya.

Akan tetapi, ia mengakui tidak semua sekolah dan lulusan SMK sudah teruji. Namun diharapkan semua lulus SMK bisa kerja setelah menyelesaikan pendidikannya, apabila tidak melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

“Kepada anak anak dan sekolah, ini juga tantangan. Kelemahan yang ada mesti diperbaiki. Anak anak yang lulus ini tidak boleh nganggur. Kalau tidak kuliah, mesti bisa kerja,” kata Sohilait. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *