Bulog Diminta Menyerap Beras dengan Maksimal

Metro Merauke – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Papua, berharap Perum Bulog dapat menyerap secara maksimal beras hasil panen para petani. Wakil Ketua II DPRD Merauke, Dominikus Ulukyanan mengatakan, kebijakan pemerintah dengan memberi kekhususan dengan tetap menyerap beras di Merauke sangat tepat.

Sebab, katanya, kehidupan masyarakat Merauke bergantung dari dua sektor, pertanian dan perikanan. Jika hal tersebut terganggu, akan ada banyak orang yang mengalami kesulitan. Hal tersebut berkaitan dengan kebijakan Bulog yang sempat menghentikan pembelian beras dan beralih untuk penyerapan gabah.

“Mungkin keputusan Bulog dengan membeli gabah untuk menguntungkan petani. Hanya saja, petani di Merauke belum terbiasa dengan pembelian gabah, itu hal baru. Sehingga, kita tolak rencana pembelian gabah dan pemerintah meresponnya,” tuturnya.

Dalam kondisi seperti itu, katanya, sudah seharusnya DPRD sebagai perwakilan dari rakyat berada dipihak rakyat. “Tahun sebelumnya juga terjadi demikian, kita (DPRD) ikut bersuara sampai ke pusat dan menolak adanya rencana pembelian gabah,” bebernya.

Dikatakan, dari sisi ketahanan pangan, Merauke sudah sangat mandiri dan surplus dengan hasil padi. Produksi beras Merauke bahkan ikut mencukupi kebutuhan di daerah lain.

“Merauke bukan daerah tambang, kehidupan masyakat dari sektor pertanian dan perikanan. Kita berharap Bulog dapat semaksimal mungkin dalam menyerap beras petani di Merauke,” tandasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *