Ketua KONI Pusat:Peserta PON XX Harus Divaksinasi Covid-19

Metro Merauke – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman mengatakan, selain situasi keamanan, sebagai penentu terselenggaranya Pekan Olahraga Nasional, masalah penanggulangan Covid-19 harus dapat dilakukan dengan baik.

Katanya, tidak mungkin iven olahraga empat tahunan tersebut dilaksanakan di satu daerah yang masuk status Covid-19 nya zona merah. Sehingga, pemerintah terus mewaspadai penyebaran virus corona, terlebih di daerah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2021.

“Yang bisa menggagalkan PON, apa bila situasi penanggulangan Covid-19 tidak berjalan baik. Kita harus berada di zona orange maupun hijau, itu yang ideal,” ucapnya kepada wartawan di Merauke, Kamis (3/6).

Karenanya, guna meminimalisir penyebaran Covid-19, Ketua KONI Pusat mengharapkan seluruh lapisan masyarakat senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan baik. “Di Merauke, Covid-19 mulai turun.”

Ditambahkan, untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada PON XX, dipastikan seluruh peserta PON harus sudah divaksinasi. Tak hanya itu, masyarakat yang berada di sekeliling venue pun perlu divaksin. “Bersama-sama kita menangani Covid-19. Jangan sampai orang yang datang bawa penyakit, tapi juga jangan menularkan penyakit,” katanya.

Norman menilai, Merauke harus menjadi tuan rumah yang baik, terutama dalam menyambut kedatangan saudara-saudara dari 33 provinsi. “Daerah harus aman. PON 2021 harus jadi kebangkitan bangsa Indonesia dari masa pandemi Covid-19,” tandasnya.

Seperti diketahui, PON XX di Papua sempat tertunda pelaksanaannya akibat wabah Covid-19. Dimana PON Papua yang semula dijadwalkan 20 Oktober hingga 2 November 2020, terpaksa diundur menjadi 2 hingga 15 Oktober tahun ini. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *