Tim Densus 88 Masih Proses 11 Terduga Teroris yang Ditangkap di Merauke

Metro Merauke – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror hingga kini masih melakukan proses interogasi kesebelas terduga teroris yang berhasil ditangkap di Merauke, Papua.

Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji mengatakan, beruntung aparat bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap sejumlah warga yang diduga terlibat dalam jaringan teroris, sehingga mereka belum sampai melakukan aksinya di Merauke.

Secara gamblang Kapolres Untung Sangaji menyebut, terduga teroris yang ditangkap di Merauke itu, merupakan kelompok dalam peristiwa di Makassar, Poso, di Tamrin maupun kejadian di Jawa Timur.

“Kita tangkap tepat pada waktunya, sebelum mereka melakukan aksinya. Terduga teroris yang kita tangkap ini final, kelompok dengan kejadian di Makassar, di Poso, Tamrin dan Jawa Timur. Mereka mau masuk surga dengan membunuh, kita tidak suka,” ucapnya kepada wartawan.

Pemeriksaan yang dilakukan secara detail, guna mengetahui pasti terkait apa saja yang mereka rencanakan di Merauke.

Ditambahkan, dari 11 terduga teroris yang ditangkap dari beberapa distrik di Kabupaten Merauke, diantaranya diketahui terdapat pasangan suami istri (pasutri). Mereka, lanjutnya, ada yang sudah lama masuk di Merauke maupun ada pula sebagai warga pendatang baru. “Sudah lama aparat melakukan pengintaian. Kita tidak ingin kecolongan, dan tunggu waktu tepat untuk tangkap,” bebernya.

Diketahui, dalam penangkapan awal, terdapat 10 terduga teroris diciduk di lokasi yang berbeda. Dalam pengembangan, aparat kembali mengamankan 1 terduga teroris lainnya. “Masih terus dilakukan pengembangan,” pungkasnya.

Kapolres Merauke meminta warga Merauke tetap tenang dan tetap melakukan aktivitas sehari-hari dengan biasa. Pihaknya mengajak warga ikut menjaga kamtibmas di daerah dengan baik. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *