Dishub Merauke Terkendala Fasilitas Uji KIR Kendaraan

Metro Merauke – Pelayanan uji kelayakan kendaraan bermotor atau uji KIR di Merauke, Papua di tahun 2021 ini belum bisa dilakukan. Pasalnya, Dinas Perhubungan setempat masih terkendala dengan keterbatasan fasiltias pengujian.

Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Merauke, Fransiskus Anggawen, jumlah kendaraan wajib uji kir di Merauke cukup banyak, seiring bertambahnya kepemilikan kendaraan. Padahal, katanya, uji kendaraan bermotor ini sangat penting untuk keselamatan para pengguna kendaraan bermotor.

Namun, sampai saat ini, dalam melakukan pengecekan kelaikan kendaraan bermotor, katanya, belum dapat dilakukan. Sebab, Dinas Perhubungan masih terbentur dengan belum terpenuhinyanya fasilitas KIR kendaraan bermotor yang memadai.

“Kita harus melengkapi fasilitas KIR dulu baru bisa layani pemeriksaan kendaraan, seperti timbangan, alat uji rem, uji lampu, uji ketebalan asap dan alat uji emisi,” ujarnya kepada Metro Merauke, Sabtu (29/5).

Dijelaskan, selain masalah kelengkapan fasilitas KIR yang harus dipenuhi, diketahui, lanjutnya, peralatan KIR yang ada di Dinas Perhubungan pun telah lama dan perlu diperbaharui kembali. Sehingga dari Direktorat Perhubungan Darat mengeluarkan larangan, bagi daerah yang belum memiliki peralatan lengkap, tidak dapat dioperasikan alat pengujian kendaraan.

“Dishub Merauke telah memiliki 4 peralatan KIR, kondisinya sudah lama dan tidak bisa digunakan. Sedangkan, sesuai ketentuan harus lima alat tersebut harus ada. Sejak Januari 2021, Dinas Perhubungan belum bisa membuka layanan KIR,” terangnya.

Frans Anggawen menuturkan, untuk pemenuhan fasilitas KIR dibutuhkan anggaran yang tak sedikit, mencapai miliaran rupiah. Sehingga, pihaknya telah menyampaikan permasalahan tersebut ke Pemerintah Daerah maupun meminta dukungan ke Dirjen Perhubungan Darat.
“Kita masih menunggu, karena untuk pemenuhan fasilitar KIR butuh anggaran yang cukup besar,” katanya.

Ia menerangkan, pemeriksaan kendaraan bermotor menjadi bagian penting, guna memastikan kelayakan kendaraan agar aman digunakan. Sesuai ketentuan uji KIR kendaraan dilakukan setiap 6 bulan sekali. Terlebih lagi menjelang pelaksanaan PON XX di Merauke, diharapkan pelaksanaan KIR dapat dilakukan untuk meminimalisir permasalahan kelaikan kendaraan. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *