Bapemperda DPR Papua Jangan Selalu Mengharapkan Tim Ahli

Metro Merauke – Ketua dan anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPR Papua dipandang mesti mampu merumuskan regulasi sendiri. Tidak selalu mengharapkan bantuan tim ahli.

Ketua Bapemperda DPR Papua, Emus Gwijangge mengatakan salah satu upaya yang dilakukan, dengan meningkatkan kapasitas pimpinan dan anggota alat kelengkapan dewan itu.

Peningkatan kapasitas pimpinan dan anggota Bapemperda DPR Papua, melalui bimbingan teknis atau bimtek.

Bimtek yang digelar di Jakarta menghadirkan pemateri dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan berlangsung pada 19 hingga 20 Mei 2021.

“Pimpinan dan anggota Bapemperda perlu meningkatkan kapasitasnya. Menambah pengetahuan dan mengikuti setiap perkembangan, agar tidak selalu berharap pada tim ahli ketika akan merumuskan sebuah regulasi,” kata Emus Gwijangge kepada Metro Merauke, Selasa (25/05/2021).

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan, pemateri dalam bimtek itu, di antaranya berasal dari Dirjen Otonomi Daerah, Direktur Produk Hukum, Direktur Pendapatan Daerah dan beberapa lainnya.

“Para pemateri memberikan banyak masukan kepada kami. Saya berharap, dengan bimtek itu, dapat meningkatkan kapasitas kami di Bapemperda DPR Papua,” ujarnya.

Menurutnya, Bapemperda DPR Papua kini sedang berupaya merumuskan beberapa regulasi yang dianggap perlu. 

Untuk itu, setelah peningkatan kapasitas melalui bimtek, para anggota Bapemperda diharapkan mampu merancang produk hukum.

“Saya berharap, anggota Bapemperda DPR Papua mempunyai kemampuan untuk bisa mendorong beberapa raperda,” ucapnya. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *