Komnas HAM Berharap Kelompok Bersenjata Tidak Sporadis

Metro Merauke – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM perwakilan Papua berharap, kelompok bersenjata di sana tidak menyerang secara sporadis. 

Kepala Kantor Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandey mengatakan jika kelompok bersenjata di Papua melakukan tindakan sporadis, berpotensi menimbulkanya jatuhnya banyak korban.

“Dalam persepktif HAM, tindakan sporadis akan menimbulkan banyak korban, dan situasi HAM di Papua semakin buruk,” kata Frits Ramandey kepada Metro Merauke, Jumat (21/05/2021).

Bekas ketua Aliansi Jurnalis Independen atau AJI Kota Jayapura itu menyatakan, negara memang bertanggungjawab melakukan pemenuhan HAM. Namun ketika kelompok sipil melakukan tindakan kejahatan, juga makin memperburuk situasi HAM di Papua.

Selain itu, serangan atau tindakan sporadis berpotensi menimbulkan dampak sosial terhadap warga sipil.

“Kami harap aksi kekerasan itu dihentikan karena Papua bukan daerah konflik, tapi rawan konflik,” ucapnya.

Menurutnya, para pengambil kebijakan mesti segera melakukan upaya mengakhiri kekerasan di Papua. 

Langkah yang paling mungkin diambil kini, Pemprov Papua mengumpulkan para bupati dari wilayah rawan konflik, bersama membicarakan solusi. 

Dalam upaya menghentikan kekerasan di Papua kata Frits, penegakan hukum oleh kepolisian penting. Ini untuk memberikan rasa aman terhadap warga sipil.

Akan tetapi, tidak bisa aparat keamanan dibiarkan menghadapi kelompok ini, dengan senjata atau pendekatan keamanan. 

“Sebab cara itu akan melahirkan kekerasan baru, trauma sosial, dan dendam yang tak pernah berakhir,” katanya. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *