Polisi Tetapkan 8 Napi Jadi Tersangka Terkait Pengroyokan di Lapas Kelas IIB Merauke

Metro Merauke – Kepolisian Resor Merauke telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus kerusuhan antar rapidana yang terjadi di Lapas Kelas II B Merauke, 8 Mei lalu, hingga mengakibatkan dua warga binaan tewas mengenaskan.

Kapolres Merauke, melalui Kasat Reskrim, AKP Agus F Pombos menyebut, delapan tersangka merupakan narapidana yang ikut terlibat dalam peristiwa saat itu. “Benar, sudah kita tetapkan delapan orang sebagai tersangkanya,” kata Kasat Reskrim, Minggu (16/5).

Ditambahkan, pihaknya hingga kini masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi lainnya terkait kerusuhan di Lapas Merauke. Termasuk masih memeriksa sejumlah sipir sebagai saksi. “Para tersangka dijerat dengan Pasal 340, 338 dan 170,” imbuhnya.

Kasat Reskrim menjelaskan, kasus ini berawal dari adanya informasi yang menyebut ke dua korban memiliki ilmu hitam dan menyebabkan rekan sesama warga binaan sakit hingga meninggal dunia di rumah sakit.

Hal tersebut lantas memicu pengeroyokan yang dilakukan sejumah napi di dalam lapas dan berujung dua narapidana meregang nyawa di lokasi kejadian. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *