Bekas Tapol: Keliru, Menuduh Jubir Internasional KNPB Aktor Kerusuhan

Metro Merauke – Bekas tahanan politik atau Tapol Papua, Alexander Gobai menyatakan keliru jika menuduh juru bicara (Jubir) internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Victor Yeimo sebagai aktor kerusuhan unjukrasa anti rasisme di Kota Jayapura, 2019 silam.

Victor Yeimo ditangkap polisi di Kota Jayapura, 09 Mei 2021. Ia dijadikan tersangka unjukrasa anti rasisme di Kota Jayapura, yang berujung rusuh pada 29 Agustus 2019.

“Saya pikir menuduh Victor Yeimo sebagai aktor kerusuhan, itu keliru. Sebab mereka yang dianggap polisi aktor unjukrasa ketika itu, telah ditangkap dan sudah menjalani proses hukum,” kata Alexander Gobai, Sabtu (15/05/2021).

Alex Gobai merupakan satu di antara tujuh orang yang divonis bersalah dalam unjukrasa anti rasisme di Kota Jayapura 2019 silam. 

Para terdakwa ketika itu diadili dan menjalani hukuman di Balikpapan, Kalimantan Timur. Mereka terdiri dari seorang aktivis ULMWP, dua aktivis KNPB, dan empat mahasiswa.

“Saya harap, kepolisian tidak menuduh dan menetapkan Victor Yeimo sebagai aktor kerusuhan saat unjukrasa anti rasisme,” ujarnya.

Ia berharap, polisi lebih jeli lagi melihat kasus yang dituduhkan kepada Victor Yeimo. Sebab, jangan sampai tuduhan terhadap bekas ketua Umum KNPB itu, menjadi polemik.

“Saya berharap, kepolisian segera menarik pernyataan yang menyebut Victor Yeimo aktor kerusuhan unjukrasa anti rasisme di Kota Jayapura, sebab itu keliru,” ucapnya. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *