Masih Pandemi, Open House Idul Fitri Dilarang

Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua, Romanus Mbaraka menegaskan, guna meminimalisir penyebaran Covid-19, pemerintah melarang adanya open house Idul Fitri. Dirinya berharap, larangan tersebut dapat diaplikasikan segenap warga di Merauke dengan baik.

Sebagai contoh penerapan anjuran pemerintah, bupati mengaku pada hari Raya Idul Fitri kali ini tidak melakukan kunjungan ke berbagai tempat, teman maupun kerabat.

“Presiden sudah mewanti-wanti kepala daerah untuk tidak berkunjung dan kita harus menjadi contoh. Kita tidak lakukan mudik, berkunjung ke keluarga maupun teman,” ujar bupati kepada wartawan.

Bupati juga meminta warga untuk wajib menerapkan protokol kesehatan. Semisal menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumuman banyak orang.

Di Merauke beberapa waktu terakhir jumlah Covid-19 kembali bertambah. Untuk itu, dengan penerapan prokes 3 M, kata Romanus Mbraka, menjadi wajib dilakukan dan diterapkan dengan baik.

Sehari sebelum lebaran, Satgas Covid-19 merilis data persebaran kasus Covid-19. Secara kumulatif mencapai 902 kasus. Dimana, 806 orang telah sembuh dan selesai menjalankan isolasi mandiri, 39 orang tengah dirawat dan menjalankan isolasi mandiri serta 52 orang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Merauke, dr Nevile Muskita menjelaskan, pada Senin (11/5) tidak ada tambahan pasien Covid-19, melainkan ada pengurangan, setelah 5 orang diperbolehkan pulang dan selesai menjalan isolasi mandiri.

“Sebelumnya Senin (10/5) ada 44 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Dan Selasa (11/5) ada penurunan 5 orang sembuh. Kita terus mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *