Perlu Perda Menyelamatkan Bahasa Daerah

Metro Merauke – Sebagai upaya menyelamatkan bahasa daerah berbagai suku di Papua dari kepunahan, dipandang perlu adanya peraturan daerah atau perda di provinsi dan kabupaten/kota.

Penutur bahasa daerah Sentani, Irenius Pepuho mengatakan, perlindungan atau pelestarian bahasa daerah merupakan salah satu amanat dalam Undang-Undang Otonomi Khusus Papua.

“Solusi mengamankan bahasa daerah, memang mesti ada regulasi. Ini harus diseriusi. Kalau sudah tidak ada bahas daerah lagi, orang tidak akan kenal kita dari mana. Identitas kita sudah hilang,” kata Irenius, Selasa (11/05/2021).

Menurut Sekretaris Dewan Adat Tabi itu, melihat perkembangan bahasa daerah di Papua yang berpotensi punah pada masa mendatang, Balai Bahasa dan berbagai pihak telah menyusun draf rancangan raperda perlindungan bahasa dan sastra daerah.

Raperda itu telah disusun sejak tahun lalu. Draf regulasi ini dipandang sebagai solusi jangka panjang. 

Katanya, saat dialog dan koordinasi terkait Perlindungan bahasa daerah di Papua pada Senin (10/05/2021),  draf raperda perlindungan bahasa daerah telah diserahkan kepada anggota DPR Papua, John NR Gobai.

“Semangat yang kini didorong agar ada perda perlindungan bahasa daerah, mesti didukung berbagai pihak,” ujarnya. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *