2 Napi di Lapas Kelas II B Merauke Tewas Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Metro Merauke – Dua narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Merauke tewas mengenaskan dengan luka serius, setelah dikeroyok sesama warga binaan, Sabtu sore (8/5).

Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji turun langsung untuk melakukan pengamanan, sesaat setelah mendapat laporan adanya kericuhan di dalam Lapas Merauke. Kapolres memberikan arahan kepada warga binaan dan mengumpulkan seluruh benda-benda tajam serta benda yang mencurigakan.

Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Agus Pombos mengatakan, saat ini Polisi tengah memeriksa 8 narapidana, terkait tewasnya dua tahanan.

Ditambahkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, baik dari napi maupun petugas Lapas. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang berada di lokasi kejadian. “Kita masih perlu melakukan penyelidikan, guna mengetahui pasti penyebab kejadian,” ujarnya.

Diketahui, Sabtu sore (8/5), terjadi keributan di dalam Lapas Kelas II B Merauke. Kedua korban dikeroyok, karena dicurigai menggunakan ilmu hitam terhadap salah satu napi lainnya hingga berujung meninggal dunia.

“Setelah menjalani perawatan di RSUD, yang bersangkutan diketahui terpapar Covid 19 dan meninggal di rumah sakit,” terang Pelaksana Tugas Kepala Lapas Kelas II B Merauke, Adi Nugroho.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Merauke, dr Nevil Muskita menyebut, satu pasien laki-laki (20), dirujuk dari Lapas Merauke, Jumat (7/5) jam 19.00 WIT dengan keluhan sesak, nyeri ulu hati dan ke dua tungkai bengkak, diduga gagal ginjal akut.

Namun, Sabtu (8/5) kondisi pasien memburuk. “Sehingga diperiksa swab TCM, ternyata hasilnya terkonfirmasi positif dan pasien meninggal dunia pukul 14.17 WIT,” tandasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *