Larangan Mudik, Jalan Trans Papua Sepi

Metro Merauke – Memasuki hari ke dua penyekatan larangan mudik, ruas jalan Trans Papua yang menghubungkan Kabupaten Merauke dan Boven Digoel, Papua, terlihat sepi dari lalu lalang kendaraan, Jumat (7/5).

Seperti halnya yang terjadi di pos penyekatan di Distrik Ulilin. Personel dari Polsek Muting dibantu Koramil Ulilin masih melakukan penjagaan penyekatan arus mudik.

Kapolres Merauke, melalui Kapolsek Muting, Iptu M Hamado menjelaskan, dua hari pelaksanaan penyekatan larangan mudik, Jalan Trans Papua menghubungkan dua kabupaten yang biasanya ramai menjadi lengang.

Menurut Hamado, hal tersebut memperlihatkan semakin patuhnya masyarakat terhadap peraturan yang dikeluarkan pemerintah mengenai larangan mudik guna mencegah penyebarluasan wabah virus corona.

“Hingga hari ke dua, Jumat (7/5) situasi terlihat sepi. Ini dimungkinkan masyarakat sudah mengetahui dan sadar adanya larangan mudik,” jelasnya kepada Metro Merauke.

Ia menegaskan, penjagaan di pos penyekatan Distrik Ulilin tidak akan mentolelir setiap kendaraan yang melintas antar dua kabupaten, kecuali untuk keperluan yang mendesak. Semisal orang sakit maupun keperluan urgen lainnya.

“Jangan ada yang nekad menerobos untuk mudik. Pasti kita suruh putar arah atau kembali. Karena ini sudah menjadi ketentuan dan aturan yang perlu dipatuhi bersama,” terangnya.

Kapolsek Muting menyebut, pengamanan pos penyekatan yang melibatkan personel Koramil masih akan dilanjutkan hingga 17 Mei mendatang. Disamping itu, pihaknya secara intens mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan maupun imbauan kepada warga untuk tertib berlalu lintas. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *