Pemuda Papua Jebolan Sekolah Restorasi Diharapkan Jadi ‘Motor Penggerak’ Perubahan

Metro Merauke – Setelah selama 6 bulan mengikuti Sekolah Restorasi yang dilaksanakan di Rumah Aspirasi Partai NasDem di Merauke, puluhan pemuda Papua dipastikan memiliki kemampuan dan keterampilan yang jauh lebih baik.

Penggagas sekolah restorasi yang juga Anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L Hamzah bersama Anggota DPR Papua, Fauzun Nihayah berkeyakinan akan terjadinya peningkatan wawasan dan kecakapan SDM Papua pasca di gemleng dalam sekolah restorasi, setelah melihat antusias dan keseriusan para peserta selama mengikuti berbagai materi yang disajikan. Mulai dari materi kepemimpinan, pendidikan politik, kewirausahaan, jurnalistik, public speaking maupun tehnik lobi dan negosiasi.

Menurutnya, semangat pemuda Papua untuk mau belajar patut mendapat apresiasi tersendiri. Dengan kemampuan yang dimiliki itu, diharapkan nantinya pemuda Papua dapat menjadi pemimpin, ‘motor penggerak’ untuk bersama-sama pemerintah melakukan perubahan dan pembangunan di daerah.

‘Keseriusan mereka memahami apa tujuan kegiatan ini, selain menambah wawasan, juga menguji kemampuan untuk jadi pemimpin masa depan. Komitmen mereka yang ikut sekolah restorasi punya kemampuan tersendiri, untuk kemudian bersama-sama pemerintah membangun daerah dan NKRI,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Rumah Aspirasi, Fauzun Nihayah mengungkapkan, gagasan awal hingga lahirnya sekolah restorasi dari keprihatinan karena melihat anak-anak muda Papua, sehingga pihaknya berinisiatif membuka sekolah restorasi sebagai wahana untuk melatih generasi Papua yang terampil, mandiri maupun memiliki wawasan pengetahuan yang jauh lebih baik.

“Kegiatan ini sangat positif. Pesertanya datang dari berbagai kabupaten, ada dari Mappi, Asmat, Boven Digoel dan Merauke. Kegiatan semacam ini sebagai motivasi, menambah pengetahuan bagi mereka untuk terus belajar dan maju,” ujar Fauzun Nihayah.

Dan, sebagai babak akhir dari pertemuan sekolah restorasi, dalam waktu dekat dilaksanakan camping restorasi akan diisi dengan pelatihan langsung setiap jurusan yang diminati.

“Niat kami supaya SDM Papua menjadi lebih unggul. Sekolah restorasi ini bisa dikatakan sukses, mereka sangat antusias mengikuti. Harapan kami, setelah lulus, mereka jadi orang-orang pilihan yang berbeda,” pungkasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *