Peringati Nuzulul Qur’an di Tengah Pandemi, Mometum untuk Bersatu dan Saling Peduli

Metro Merauke – Umat Islam di Merauke memperingati malam Nuzulul Qur’an atau malam turunnya Al-Qur’an pada 17 Ramadan. Wakil Bupati Merauke, Papua, H. Riduwan mengajak umat Islam menjadikan malam Nuzulul Qur’an sebagai momentum memperkuat kepedulian.

Terlebih, lanjutnya, saat ini bangsa sedang menghadapi ujian wabah Covid-19. Sehingga dengan kebersamaan yang diajarkan Al-Qur’an, adalah modal dan solusi bagi permasalahan bangsa, termasuk dalam mengatasi wabah Covid-19.

Dikatakannya, peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini dapat dilaksanakan secara baik dan lancar dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan.

“Mari jadikan semangat Nuzulul Qur’an untuk meneguhkan momentum untuk bersatu dan saling peduli,” ujar Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan dalam peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Al-Aqsha Merauke, Rabu (28/4).

Ditambahkan, bulan suci Ramadan sebagai bulan penuh rahmat dari Allah SWT, bulan pengampunan umat manusia. “Karenanya, umat Islam diharapkan mampu menghindari larangan dan menjalankan perintahNya,” ujarnya.

Diketahui, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Merauke bekerjasama dengan Tim Safari Ramadan 1442 Hijriah melaksanakan peringatan Nuzulul Qur’an yang berlangsung di Masjid Raya dengan menghadirkan penceramah Ust. Heri Irawan Al-Jafary.

Dalam penyampaian hikmah Nuzulul Qur’an tahun ini, Ust Heri Irawan Al-Jafary mengatakan, meski Ramadan 1442 Hijriah yang dilaksanakan di tengah pandemi, umat Islam diminta senantiasa tetap bersyukur, meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Salah satunya, umat Islam diajak memperbanyak membaca Al-Qur’an .

“Bulan istimewa ini tidak diberikan di bulan-bulan lainnya. Salah satu keistimewaannya dengan diperingati momen Nuzulul Qur’an atau malam diturunkannya Al-Qur’an, umat Islam diajak memperbanyak membaca Al-Qur’an,” tandasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *