Mengenal Sosok Annas, Pengganti Heribertus Silubun di DPRD Merauke

Metro Merauke – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Papua secara resmi siap menggelar sidang paripurna Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Selasa (27/4).

Adalah Annas, S.T, pria kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan pada 05 Maret 1972, menggantikan posisi Heribertus Silubun, yang mengudurkan diri sebagai anggota DPRD Merauke karena maju di Pilkada 9 Desember 2020 lalu.

Annas bakal melengkapi kursi DPRD dari Fraksi PDI-P, menggantikan Heribertus Silubun di Komisi A yang membidangi Pendidikan dan Kesehatan.

Memiliki penampilan yang sederhana, pria ini mengaku tak memiliki persiapan khusus jelang momen pelantikan itu. Menurut Annas, memantapkan diri untuk dapat mengemban amanah masyarakat yang telah dipercayakan terhadapnya duduk di parlemen, jauh menjadi hal utama yang harus terpatri dalam hati dan dilaksanakannya dengan baik.

Disadari betul, lanjutnya, tanggungjawab tersebut bukanlah hal yang mudah. Sehingga, ayah dari dua anak ini pun telah siap menerima masukan dan saran dari masyarakat. Khususnya segala permasalahan yang terjadi di daerah pemilihan (dapil), agar Merauke semakin maju.

Hal tersebut, kata Annas, selaras dengan harapan partai yang menaunginya (PDI-P), mengharapkan dengan bergabungnya Annas sebagai Anggota DPRD Merauke, untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat.

“Tentu dari partai terus mensuport dan memberi masukan, melanjutkan posisi Heribertus Silubun (Ketua DPC PDI-P Merauke) di DPRD Merauke, agar saya dapat melakukan yang terbaik buat masyarakat sesuai tugas pokok dan fungsi. Ini menjadi motivasi saya ke depan,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Secara khusus dirinya menyampaikan terimakasih kepada partai yang dinaunginya. Sebab, kata Annas, selama ini ikut mendorong proses PAW dengan melakukan administrasi sesuai alurnya, hingga keluar Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua terkait pergantian antar waktu.

“Dalam kurun waktu lima bulan, akhirnya SK PAW sudah keluar. Sebenarnya partai mendorong, kalau bisa lebih cepat. Kalau lama, tentu partai yang dirugikan. Terimakasih untuk DPC, kami selalu lakukan koordinasi sehingga cepat terisi kekosongan itu,” tuturnya.

Setelah dilantik nanti, Annas mengaku, bersama anggota lainnya untuk tetap mengawal program pemerintah dalam hal peningkatan pelayanan masyarakat. “Pendidikan dan kesehatan, ini utama sekali perlu dimajukan,” pungkasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *