Komisi I DPR RI Dorong Kemajuan Pendidikan dengan Akses Telekomunikasi

Metro Merauke – Anggota Komisi I DPR RI, Yan P Mandenas mendorong sistem pelayanan pendidikan lewat komunikasi dan transaksi elektronik. Hal tersebut dinilai penting, sehingga dapat mempercepat pelayanan pendidikan, lebih khusus di wilayah Papua yang selama ini terkendala jangkauan transportasi.

Legislator Fraksi Gerindra mengetahui benar akan tingkat kesulitan pelayanan pendidikan di Papua, termasuk di Merauke. Ia mencontohkan, sekalipun untuk mengurus administrasi, katanya, tidak dapat dilakukan dengan cepat.

Untuk menjawab berbagai permasalahan pendidikan, dirinya mengaku komitmen mendorong Kementerian Pendidikan dan Kominfo menghidupkan internet di sekolah-sekolah.

Dengan adanya akses telekomunikasi, kata Mandenas, diyakini dapat mempercepat pelayanan pendidikan. “Baik untuk SMA, SMP maupun SD, kita dorong sistem pelayanan semua lewat komunikasi dan transaksi elektronik. Pelayanan tidak harus ke provinsi (untuk tingkat SMA), tapi cukup lewat komunikasi online. Kalau tidak begitu sangat sulit sekali, mengingat banyak daerah-daerah di Papua jangkauan transportasinya sulit,” ujarnya kepada wartawan disela-sela melakukan peninjauan proses belajar mengajar di SMA Negeri I Merauke, Rabu (21/4).

Dijelaskannya, guna mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Papua yang unggul dan berkualitas, sektor pendidikan menjadi prioritas yang perlu didorong hingga ke pemerintah pusat. Harapannya, agar pemerintah dapat memberikan dukungan penuh terhadap kemajuan pendidikan, termasuk di Papua. “Pendidikan juga menjadi isu utama dalam revisi Otsus,” katanya.

Dalam kunjungannya ke SMA Negeri I Merauke, selain untuk memastikan pelaksanaan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19 tetap berjalan, Anggota Komisi I DPR RI, Yan P Mandenas juga menanggapi adanya aspirasi yang disampaikan pihak sekolah. Semisal, terkait tunjangan sertivikasi guru yang belum dibayar hingga merespon rencana pembangunan asrama sekolah.

“Kita akan tindaklanjuti dan mendorong aspirasi yang disampaikan dari guru-guru di sekolah. Untuk bangunan asrama sekolah memang sangat dibutuhkan, guna mendukung pendidikan di Merauke. Terlebih untuk menampung anak-anak dari kampung yang datang sekolah di kota dan tidak punya tempat tinggal. Lalu, perlu adanya revitalisasi gadung SMA Negeri I yang dibangun sejak 1982,” tukasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *