Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Pembacokan Anak 5 Tahun Didor Polisi

Metro Merauke – Pelaku utama kasus pembacokan di Jalan Husen Palela hingga menewaskan seorang anak berusia 5 tahun, Sabtu (20/3) lalu, akhirnya tertangkap, setelah berminggu-minggu melarikan diri. Tersangka RT (18) pun dihadiahi timah panas dari Tim Khusus Rajawali di ke dua kakinya.

Satu pelaku (H), sudah ditangkap terlebih dahulu, 27 Maret. RT yang disebut-sebut sebagai pelaku utama pembacokan di Jalan Husen Palela, ditangkap di tempat persembunyiannya di Jagebob 10, Jumat (16/4).

RT melakukan perlawanan dan berusaha kabur saat hendak ditangkap, sehingga polisi melumpuhkan kakinya.
“Pelaku saat dilakukan penangkapan berusaha lari, sehingga kami berikan tindakan tegas terukur di kedua kakinya,” ujar Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji dalam konferensi pers yang didampingi Wakapolres, Kompol Leonardo Yoga dan Kabag Ops AKP Micha Potty Toding, Sabtu (17/4).

Diuraikan Kapolres, hampir sebulan ini tersangka bersembuyi dari kejaran polisi. “Setelah melakukan aksinya (membacok) korban, pelaku langsung melarikan diri. Dan, setelah Timsus Rajawali mengetahui tempat persembunyianya, pelaku langsung diringkus,” terangnya.

Polisi mengungkapkan, RT diduga kuat ikut terlibat dalam sejumlah tindak kejahatan penganiayaan yang terjadi di Merauke.

“Ada kasus lain, tapi akan kita kembangkan dari pelaku, akan kita setarakan dengan kasus-kasus pembacokan lainnya yang terjadi belakangan ini,” ujarnya.

Diketahui, pelaku saat melakukan aksinya kala itu tidak dalam pengaruh minuman beralkohol. Sehingga sesaat setelah melakukan tindak kejahatan, membacok penegndara sepeda motor bersama anaknya menggunakan sebilah parang, pelaku langsung kabur melarikan diri. “Hobinya melukai orang, habis bacok lari. Mereka ingin membuat rasa takut masyarakat,” bebernya.

Kapolres menegaskan, pihaknya tidak mentolelir dan akan bersikap tegas untuk menindak setiap pelaku kejahatan, terlebih korbannya anak-anak dan perempuan.

Kini para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat 1 dan 2 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (Nuryani)

Komentar “Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Pembacokan Anak 5 Tahun Didor Polisi

  • 17 April 2021 at 11:12 pm
    Permalink

    Mantap time rajawali sikat habis tindak kriminal yg lain

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *