Jelang Peralihan Musim, Waspadai Adanya Hujan dan Angin Kencang

Metro Merauke – Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Merauke mengimbau masyarakat, waspada terhadap potensi cuaca ekstrim, seperti angin kencang dan dampak yang ditimbulkan selama memasuki masa pancaroba atau peralihan musim tahun ini.

Disampaikan Bagian Prakirawan, Yunita, wilayah Merauke akan memasuki periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, mulai pertengahan Mei mendatang.

Salah satu ciri umum saat periode peralihan musim, dengan adanya perubahan kondisi cuaca yang relatif lebih cepat. Dimana pada pagi-siang umumnya cerah berawan dengan kondisi panas yang cukup terik yang diikuti dengan pembentukan awan dan terjadi hujan ringan hingga sedang dengan durasi singkat.

“Di wilayah Merauke berapa hari ini memang dominan cerah berawan, berawan dan peluang hujan lokal atau tidak merata dengan intensitas ringan,” ujar Yunita.

Ia menegaskan, kondisi ini tidak ada kaitannya dengan pertumbuhan siclon tropis di Samudra Pasifik Papua. “Sementara ini wilayah Merauke sudah memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, tetapi masih ada peluang hujan sepekan ke depan dengan intensitas ringan dan sedang dan perlu diwaspadai adanya angin kencang, hujan yang disertai petir dan kilat hingga akhir April,” terangnya.

Dari prakiraan cuaca, lanjut Yunita, Merauke akan masuki awal kemarau pada pertengahan Bulan Mei. “Beberapa hari ini suhu udara masih tergolong normal. Kami pantau dari hari ini, ada hujan di siang dan sore hari. Dan seminggu ke depan masih ada peluang hujan dengan intensitas ringan,’ jelasnya. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *