Bupati Merauke Keluarkan Edaran, Pembatasan Operasional Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan

Metro Merauke – Pemerintah Kabupaten Merauke, Papua mengeluarkan kebijakan agar pelaku usaha tempat hiburan malam untuk menutup sementara usahanya selama tiga hari diawal bulan Ramadan 1442 Hijriah/2021.

Surat edaran bupati dengan nomor 450, tentang penutupan sementara usaha tempat hiburan malam maupun otlet penjualan minuman beralkohol, dilakukan sejak 12, 13, dan 14 April dan pengaturan jam operasional sepanjang Ramadan tahun ini.

Langkah tersebut diambil guna menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan tahun ini. Hal tersebut dikatakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Merauke, Elias Refra kepada wartawan, Rabu (14/4).

Elias Refra menambahkan, setelah tiga hari pertama di bulan Ramadan, para pelaku usaha dapat kembali membuka usahanya, Kamis (15/4). Meski begitu, lanjutnya, operasional tempat usaha tetap mengikuti aturan yang telah ditentukan.

“Untuk jam operasional usaha selama Ramadan juga diatur. Tempat hiburan malam, wisma lokalisasi Yobar dan café setiap harinya buka sampai jam 24.00 WIT, usaha karaoke sampai jam 22.00 WIT, panti pijat sampai jam 20.00 WIT dan outlet penjualan minuman beralkohol sampai jam 20.00 WIT,” terangnya.

Ditambahkan, penutupan sementara tempat usaha tiga hari diawal bulan puasa Ramadan maupun pengaturan jam operasional, merupakan waktu yang telah ditetapkan pemerintah. Sehingga, kata Refra, pelaku usaha harus mematuhi, sekaligus untuk menghormati umat muslim yang tengah menjalankan ibadah. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *