Pemkab Masih Menunggu SK Penjabat Bupati Boven Digoel

Metro Merauke- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boven Digoel, Papua masih menunggu Surat Keputusan (SK) penjabat sementara kepala daerah, menyusul telah berakhirnya masa jabatan H. Chaerul Anwar sebagai Bupati Boven Digoel periode 2016-2021, terhitung Senin, 12 April 2021.

Dan, Sekda setempat, Yoseph Awunim yang mengisi kekosongan sementara sampai adanya SK Mendagri untuk penjabat bupati.

“Jumat (9/4) DPRD Boven Digoel telah mengadakan Sidang Paripurna dengan agenda pemberhentian jabatan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel periode 2016-2021. Selanjutnya DPRD menyampaikan ke Gubernur Papua untuk mengusulkan penjabat sementara bupati ke Mendagri. Menunggu proses pengusulan, yang mengisi kekosongan adalah Sekda sampai ada SK Mendagri untuk Pjs bupati,” terang Sekda Boven Digoel, Yoseph Awunim kepada Metro Merauke, Minggu (11/4).

Dikatakannya, sesuai ketentuan harus ada penjabat untuk menggantikan pimpinan daerah selama tahapan Pilkada berlangsung . Ini semua, kata Sekda, supaya roda pemerintahan tetap bisa berjalan sebagaimana mestinya.

“Boven Digoel diberi waktu 3 bulan untuk selenggarakan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Pastinya akan ada Pjs yang ditunjuk oleh Gubernur Papua untuk melaksanakan tugas sampai ada bupati terpilih,” tukasnya.

Seiring dengan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel Periode 2016-2021, Senin 12 April, Sekda Yoseph Awunim mewakili masyarakat Boven Digoel, menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kepimpinan (Alm) Benediktus Tambonop dan H. Chaerul Anwar sebagai bupati yang telah berhasil memimpin dan memajukan daerah dalam kurun waktu lima tahun terakhir. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *